Tingkatkan Sinergi dan Silaturrahim, LDII Undang Ketua MUI Kota Bontang pada Pengajian Mubaligh Mubalighot LDII

Dewan Pimpinan Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( DPD LDII ) Kota Bontang menggelar Pengajian Mubaligh-mubalighot LDII, di Masjid Baitul Musthofa, RT 26, Gunung Telihan, Bontang Barat, Minggu (24/5). Pada kesempatan ini, hadir Ketua MUI Kota Bontang, Drs. KH. Misbahul Munir, M.Pd memberikan tausiyah agama sekaligus dalam rangka merajut tali silaturrahim dengan juru dakwah LDII.
Ketua DPD LDII Kota Bontang H. Anton Kuswanto dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen LDII untuk terus bersinergi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah dengan MUI sebagai payung besar ormas Islam.
Menurut Anton, sinergi antara LDII, MUI, dan pemerintah daerah penting untuk menjaga keharmonisan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembinaan keagamaan di Kota Bontang. “Kehadiran Ketua MUI menjadi simbol kuat kolaborasi dan soliditas antarormas Islam, termasuk LDII, di kota Bontang yang dikenal dengan keragaman budaya, suku , agama serta kearifan lokalnya,” ujar Anton.
Lebih lanjut Anton mengatakan, undangan kepada Ketua MUI merupakan bagian dari komitmen membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen keumatan. “LDII memandang sinergi dengan MUI sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembinaan umat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang,” katanya.
Anton memaparkan, kolaborasi ini penting untuk menciptakan stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk. “Melalui forum pengajian, LDII tidak hanya menekankan aspek ritual ibadah, tetapi juga wawasan kebangsaan, toleransi, serta tanggung jawab sosial sebagai warga negara,” ujarnya.

Dalam ceramahnya, KH Misbahul Munir menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, persatuan dan persaudaraan yang telah Allah berikan kepada manusia. “Sebagai hamba Allah, kita harus senantiasa rukun kepada masyarakat karena itu nikmat yang diberikan kepada kita, baik nikmat persatuan, persaudaraan, maupun kesempatan untuk rukun beribadah yang penuh berkah ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk selalu meningkatkan ukhuwah dan memperbanyak amal ibadah serta menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Sejarah kemerdekaan Indonesia, dilandasi semangat persatuan dan kesatuan. Jangan sampai memberi celah, sehingga tidak rukun. Untuk itu, kita harus pegang 4 hal kunci keberlangsungan bangsa dan negara Indonesia ini, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945” paparnya.

Mengakhiri tausiahnya, KH Munir memberikan apresiasi kepada LDII Kota Bontang yang terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan MUI serta peran aktif LDII dalam kegiatan pembinaan keagamaan dan berharap komunikasi serta kerja sama antara kedua lembaga dapat terus terjalin demi kemaslahatan umat dan masyarakat Kota Bontang.
Acara diakhiri dengan penyerahan Buku “Nilai-nilai Kebajikan dalam Jama’ah LDII dan Majalah Nuansa serta ramah-tamah dengan jajaran Pengurus di kantor Sekretariat LDII.

