Ketua LDII Tanah Laut Tekankan Moderasi Beragama di Hadapan Pelajar SMA
Tanah Laut (22/8). Ketua DPD LDII Tanah Laut, Anton Kuswoyo, menjadi narasumber dalam kegiatan edukatif bertema “Penguatan Moderasi Beragama dan Kerukunan Umat Beragama serta Perlindungan Anak dan Perempuan bagi Pelajar SMA/sederajat se-Kecamatan Bati-Bati.” Acara tersebut digelar di SMAN 1 Bati-Bati pada Selasa (16/7).
Kegiatan yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tanah Laut ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang toleran, berjiwa kebangsaan, dan mampu hidup berdampingan di tengah masyarakat yang beragam.
Dalam pemaparannya, Anton yang juga menjabat Sekretaris Umum FKUB Tanah Laut mengajak siswa menumbuhkan semangat toleransi sejak dini serta menghindari sikap ekstrem dan eksklusif dalam beragama.
“Moderasi beragama bukan berarti melemahkan keyakinan, tetapi bagaimana kita bersikap adil, bijak, dan menghargai perbedaan. Ini adalah bekal penting bagi generasi muda agar dapat hidup rukun dan damai dalam keberagaman,” tegas Anton di hadapan puluhan pelajar.
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Laut. Perwakilan DP3AP2KB, Irma Damayanti, memberikan penyuluhan mengenai perlindungan anak dan perempuan, khususnya dari risiko pelecehan seksual dan bullying di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Anak-anak, khususnya perempuan, rentan menjadi korban kekerasan dan pelecehan. Kami ingin para pelajar menyadari pentingnya menjaga diri, memahami hak-hak mereka, dan berani melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan tidak pantas,” jelas Irma.
Kegiatan berlangsung penuh antusiasme dengan partisipasi aktif para siswa yang berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar tema yang disampaikan. Panitia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkala guna memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, serta kesadaran akan pentingnya perlindungan anak dan perempuan di kalangan pelajar.
Oleh: Anton Kuswoyo (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng