Merangin Gelar Perkemahan Cinta Alam Indonesia 2025, Tanam 100 Pohon Produktif

Merangin (6/10). DPD LDII Kabupaten Merangin sukses menggelar Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) 2025 di Desa Pinang Merah, Kecamatan Pamenang Barat, pada Jumat (29/8). Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Acara tersebut diikuti oleh 75 peserta, terdiri dari utusan pemuda setiap PAC LDII se-Kabupaten Merangin beserta panitia.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Dewan Penasihat (Wanhat) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Jambi, Abdul Basyir, menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak dini dan keberlanjutannya di lingkungan masing-masing.
“Alhamdulillah, atas kerja sama semua pihak, acara ini terselenggara dengan baik. Pembentukan 29 Karakter Luhur yang dicanangkan DPP LDII hingga daerah harus terus digaungkan. Para peserta harus mengikuti acara hingga selesai dan mengajarkannya kembali kepada warga LDII di kelurahan masing-masing,” tegasnya.
Selain kegiatan perkemahan, DPD LDII Merangin juga meluncurkan program peduli lingkungan dengan menanam 100 pohon produktif dan peneduh. Jenis pohon yang ditanam antara lain kelengkeng, jambu air, mangga, dan pucuk merah.
Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Pinang Merah, Purwanto, didampingi Penasihat PAC Pinang Merah, Imam Wiyono. “Kami mengucapkan terima kasih kepada DPD LDII Merangin yang turut menghijaukan desa kami. Program ini sangat membantu warga. Jika pohon ini berbuah, semua warga bisa menikmatinya,” ujar Purwanto.
Imam Wiyono juga berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi bentuk nyata sinergi LDII dengan pemerintah desa. “Semoga program menanam pohon dari LDII ini dapat berlanjut ke depannya. Terima kasih atas dukungan pemerintah desa. Mudah-mudahan silaturahmi ini terus terjaga dan LDII selalu dapat bekerja sama dengan Desa Pinang Merah dalam bentuk apa pun,” harapnya.
Oleh: ???????????????????? ???????????????????????? ???????????????????????? (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
