Tingkatkan Skill Memasak Remaja Putri, LDII Kota Makassar Gelar Workshop Kitchen Kreasiku
Makassar (13/10). Dalam membantu kalangan remaja putri meningkatkan skill memasak, Keputrian DPD LDII Kota Makassar mewadahi pembinaan kemandirian bagi remaja putri melalui acara Kitchen Kreasiku. Mengusung tema Kreasi Menu Sehat dan Lezat, kegiatan berlangsung di Aula PPPM Baitul Ilmi, Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Jumat (5/9).
Kegiatan diikuti ratusan remaja putri usia SMP sampai usia dewasa di lingkungan DPD LDII Kota Makassar. Acara dibuka oleh Dewan Penasehat DPD LDII Kota Makassar, Sucipto. “Ketika akhir zaman, maka tidak bisa tidak bagi manusia harus memiliki beberapa dirham dan dinar untuk seseorang menegakkan agama dan dunianya. Dengan adanya penanaman kemandirian, maka generus diharapkan akan mampu hidup di tengah – tengah masyarakat yang beragam dengan berbekal ilmu yang ada,” jelasnya.
Ia selanjutnya menukil sebuah hadist yang menerangkan bahwa dalam meningkatkan keterampilan dibutuhkan ilmu sebagaiman kegiatan ini. “Barang siapa yang menginginkan dunia maka hendaklah berilmu, barang siapa yang menginginkan akhirat, maka hendaklah dengan ilmu, barang siapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah dengan ilmu,” tuturnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan memasak generasi muda LDII, khususnya para perempuan saat nanti menjalani usia produktif, dapat membuat olahan makanan sendiri bisa menghemat untuk pengeluaran. Selain itu juga lebih bergizi, karena bahan-bahan yang digunakan bisa disesuaikan sesuai kebutuhan.
“Target acara adalah memberi tambahan keterampilan bagi remaja putri. Agar ketika memasuki usia produktif kelak mereka sudah memiliki tambahan keterampilan. Adapun kreasi menu yang dipraktekkan adalah mengolah ricebowl chicken wings, membuat frozen food tahu aci ayam, dan kopi gula aren kekinian yang mana itu juga bisa dijadikan sebagai kemandirian atau berwirausaha,” papar Nurlaila, Pembina Keputrian DPD LDII Kota Makassar.

Dalam kesempatan yang sama, Melda Amelia selaku peserta Cooking Class, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan memasak, tetapi juga mendorong agar peserta lebih terbiasa dengan olahan masakan sendiri serta memotivasi untuk berwirausaha.
“Memasak itu menyenangkan. Bahkan dengan memasak sendiri, kita bisa berhemat atau makanan yang dimakan lebih sehat dan terjamin kebersihannya serta bisa menjadi ladang untuk mencari maisyah, Selain itu, kegiatan ini juga untuk membangun silahturahim serta meningkatkan kekompakkan dan kerjasama antar generasi muda LDII, khususnya di kalangan wanita agar menjadi generasi penerus yang memiliki karakter tri sukses,” ungkap Melda.
Oleh: Muhammad Naufal Ikbar Romadhan (contributor) / Uyun Kusuma (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
