Lomba Cerdas Cermat Kebangsaan, Wujud Sinergi Kesbangpol dan LDII Banten

Serang (31/12). Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten menggelar Lomba Cerdas Cermat Kebangsaan Tingkat Perguruan Tinggi Tahun 2025 di Gedung LDII Banten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Kamis (20/11). Kegiatan ini diikuti mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi se-Provinsi Banten.

Lomba tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten Novriyadi Purwansyah. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan karakter dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda, terutama di tengah derasnya arus informasi di era digital. “Di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat, mahasiswa harus memiliki karakter kebangsaan yang kuat, wawasan luas, serta mampu menjaga jati diri bangsa agar tidak mudah terpengaruh dampak negatif,” ujar Novriyadi.

Ia berharap lomba cerdas cermat ini dapat menumbuhkan semangat kebangsaan, memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai persatuan dan kesatuan, serta melatih kemampuan berpikir kritis. “Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengasah pengetahuan tentang ideologi, sejarah, dan kehidupan berbangsa, sekaligus membangun karakter yang berintegritas, berdisiplin, dan bertanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan LDII Banten Dimo Tono Sumito, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya lomba cerdas cermat kebangsaan tingkat mahasiswa tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. “Program cerdas cermat bertema kebangsaan ini sangat baik karena dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai kebangsaan. Hal ini sejalan dengan delapan program pengabdian LDII, di mana kebangsaan menjadi poin pertama,” ujar Dimo.

Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dan kembali dilaksanakan di Gedung LDII Banten. “Kami mendukung penuh agar kegiatan ini terus berlanjut dan dapat kembali digelar di gedung LDII,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dimo juga menjelaskan delapan program pengabdian LDII untuk bangsa, meliputi bidang kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Oleh: Bung Pream (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.