Pemuda LDII Kota Kediri Ikuti Workshop Digital Marketing KNPI
Kediri (31/12). Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri turut berpartisipasi dalam Workshop Peningkatan Skill Digital Marketing yang diselenggarakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kediri. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Sabtu (23/11).
Ketua DPD KNPI Kota Kediri Munjidul Ibad, menyampaikan bahwa kemampuan digital marketing menjadi kebutuhan penting bagi pemuda di era teknologi saat ini. Menurutnya, generasi muda yang tidak mengikuti perkembangan digital berpotensi tertinggal dalam persaingan dunia usaha maupun dunia kerja. “Pemuda harus melek teknologi. Undang-Undang Kepemudaan menekankan pentingnya kemandirian dan kreativitas, dan digital marketing menjadi salah satu fondasi utama untuk menunjang hal tersebut,” ujarnya.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, KNPI menghadirkan praktisi digital marketing dari DJ Volume Agency Yogyakarta William Tanoyo. Dalam materinya, William memaparkan strategi pemasaran digital, optimalisasi marketplace, serta analisis perilaku konsumen. KNPI juga menyiapkan program pendampingan lanjutan bagi peserta yang masih membutuhkan bimbingan setelah kegiatan berlangsung.
Wakil Wali Kota Kediri Qowimudin Toha, yang hadir dan memberikan arahan, mengapresiasi inisiatif KNPI dalam meningkatkan kompetensi pemuda. Ia menegaskan bahwa digitalisasi merupakan keniscayaan yang harus dihadapi dengan inovasi dan kreativitas. “Pemuda harus berani berinovasi. Tanpa inovasi, kita akan tertinggal. Pemerintah Kota Kediri sangat mendukung kegiatan yang mempersiapkan pemuda agar tangguh menghadapi perubahan zaman. Harapannya, pelatihan ini dapat membantu UMKM lokal memperluas jangkauan pasar,” tuturnya.
Pemuda LDII Kota Kediri diwakili oleh Wakil Ketua Pemuda LDII Dzikir Setya Atmaja. Ia menilai pelatihan digital marketing sangat relevan dengan kebutuhan pemuda saat ini, khususnya dalam meningkatkan daya saing dan mendorong kemandirian ekonomi. “Pemuda harus memiliki keterampilan digital marketing agar mampu bersaing, berwirausaha, dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif daerah. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat dipraktikkan secara nyata, baik dalam usaha pribadi maupun komunitas,” ujarnya.
Workshop ini diikuti lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan, Karang Taruna, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Kediri. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan ekonomi digital yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, Pemuda LDII Kota Kediri berharap dapat memperluas wawasan dan keterampilan anggotanya agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah.
Oleh: Yuda Langgeng (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

