Persinas ASAD Bengkulu Ukir Prestasi Gemilang di Kejuaraan Pencak Silat Adhyaksa Cup 2025

Bengkulu Utara (31/12). Persinas ASAD Bengkulu menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Pencak Silat Adhyaksa Cup 2025 Kabupaten Bengkulu Utara yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara. Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Adhyaksa sekaligus momentum pembinaan generasi muda serta pelestarian budaya bangsa melalui olahraga pencak silat.
Kejuaraan yang diikuti sekitar 250 pesilat dari berbagai perguruan ini berlangsung meriah dan kompetitif. Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persinas ASAD Bengkulu Utara menurunkan 31 atlet dan berhasil meraih total 30 medali, terdiri dari 12 medali emas, 8 medali perak, dan 10 medali perunggu. Berkat capaian tersebut, Persinas ASAD Bengkulu Utara meraih Juara Umum II kategori Usia Dini 2, serta Juara Umum III kategori Pra Remaja, Remaja, dan Dewasa, menegaskan konsistensi pembinaan atlet di berbagai jenjang usia.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata mengucapkan Selamat Hari Adhyaksa sekaligus mengapresiasi Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. “Saya mengucapkan Selamat Hari Adhyaksa. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia, khususnya di bidang pencak silat,” ujar Arie Septia Adinata.
Apresiasi juga disampaikan Ketua IPSI Provinsi Bengkulu Hopalara, yang menilai kejuaraan ini sebagai ajang strategis untuk menjaring dan membina atlet-atlet potensial daerah. Penutupan kejuaraan serta pengumuman pemenang turut dihadiri Kepala Dispora Bengkulu Utara dan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara.
Untuk menjaga profesionalisme dan objektivitas pertandingan, dua orang wasit-juri dari Persinas ASAD turut ditugaskan selama kejuaraan berlangsung.
Sementara itu, Ketua Persinas ASAD Provinsi Bengkulu Triono, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih para atlet. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. “Prestasi ini merupakan hasil pembinaan berkelanjutan dan kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan orang tua dan pengurus. Kami berharap hasil ini menjadi pemacu semangat untuk melahirkan atlet Persinas ASAD yang berprestasi di tingkat nasional hingga internasional, sekaligus menjaga nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa,” ujar Triono.
Kejuaraan Pencak Silat Adhyaksa Cup 2025 diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat sinergi antarlembaga serta menjadi wadah pembinaan atlet pencak silat yang berkarakter, berprestasi, dan berbudaya.
Oleh: S09TRI.Bengkulu9 (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
