Asrama Al-Qur’an Akhir Tahun PPM Baitusshodiq Bekali Santri Ilmu, Karakter, dan Semangat Dakwah

Bandar Lampung (1/1). Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Baitusshodiq, di bawah pengelolaan DPD LDII Kota Bandar Lampung, sukses menyelenggarakan Asrama Al-Qur’an Akhir Tahun (Marun) pada 22–28 Desember 2025 di Masjid Baitusshodiq, Rajabasa, Bandar Lampung. Kegiatan ini ditujukan untuk mengisi libur kuliah dengan aktivitas positif, menyelesaikan target kurikulum, memperdalam ilmu agama, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antar santri.
Dalam sambutannya, Takmir Masjid Baitusshodiq Choirul Shaleh menekankan pentingnya menjaga niat selama mengikuti kegiatan pesantren, yakni untuk menuntut ilmu dan memperbaiki diri. “Pesantren ini bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga sarana meningkatkan semangat juang sebagai mahasiswa sekaligus santri dalam menghidupkan agama Allah, serta menyiapkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Ia juga mengingatkan santri agar memanfaatkan asrama akhir tahun sebagai program akselerasi pembinaan, sehingga siap menjadi mubaligh dan mubalighah yang berilmu, berakhlak, dan mampu berdakwah di tengah masyarakat.
Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung M. Miftah Falah, melalui sambungan WhatsApp, menyatakan bahwa kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan di PPM. “Selain PPM, TPA dan TPQ di bawah pengelolaan PC dan PAC LDII juga serentak menyelenggarakan kegiatan serupa, membekali anak-anak dengan ilmu agama sejak dini dan memanfaatkan liburan dengan kegiatan yang mendidik, bukan sekadar rekreasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, LDII konsisten melakukan pembinaan generasi penerus (generus) mulai usia PAUD hingga pranikah. Pada malam pergantian tahun, seluruh masjid serta TPA/TPQ LDII juga akan menggelar ngaji akhir tahun, dengan materi dakwah ekoteologi, penggalangan dana untuk korban bencana, serta doa bersama bagi saudara-saudara yang tertimpa musibah, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para santri dapat memanfaatkan waktu libur secara produktif, memiliki bekal ilmu agama yang kuat, berkarakter luhur, serta siap menjadi generasi penerus yang berkontribusi positif bagi umat, bangsa, dan lingkungan.
Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
