Buka Pintu Kolaborasi, Bupati Pesawaran Apresiasi 8 Klaster Program Pengabdian LDII

Pesawaran (1/1). Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Pesawaran di Rumah Dinas Bupati, Kecamatan Gedong Tataan, Selasa (25/11).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Nanda memberikan apresiasi terhadap pemaparan 8 Klaster Program Pengabdian untuk Bangsa yang menjadi pedoman gerak LDII dalam berkontribusi di tengah masyarakat. “Mendengar paparan delapan klaster tadi, Alhamdulillah banyak program LDII yang komprehensif dan menyentuh semua sektor. Kami sangat mengapresiasi dan pemerintah daerah sangat terbuka untuk bersinergi,” ujar Nanda, didampingi Kepala Kesbangpol Syukur dan Plt Kabag Kesra Tri Indiyastuti.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun wilayah Pesawaran. Oleh karena itu, sinergi dengan organisasi kemasyarakatan menjadi kebutuhan strategis. “Kami siap untuk berkolaborasi. Dengan mengutamakan skala prioritas, nanti kita lihat program mana yang bisa dikolaborasikan dengan program pemerintah daerah agar sinergi yang terbangun berjalan maksimal dan efektif sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Pesawaran Warsono, menjelaskan bahwa seluruh program kerja LDII Pesawaran diselaraskan dengan kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII melalui delapan bidang pengabdian utama.

Ia memaparkan sejumlah implementasi nyata yang telah berjalan. Pada bidang kebangsaan, LDII Pesawaran aktif bersinergi dengan KPU, Bawaslu, Kesbangpol, dan Polres Pesawaran melalui forum diskusi kelompok terarah (FGD) guna menjaga kondusivitas daerah, khususnya saat pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). “Kami berupaya hadir menjaga stabilitas dan ketertiban daerah melalui komunikasi dan kerja sama lintas sektor,” ujar Warsono.

Di sektor pendidikan, LDII Pesawaran telah mendirikan pondok pesantren yang terintegrasi dengan sekolah formal serta Sekolah Sepak Bola (SSB) yang telah berjalan selama tiga tahun. “Integrasi ini kami fokuskan pada penerapan 29 karakter luhur, agar generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki fisik yang kuat,” jelasnya, sembari mengundang Bupati Pesawaran untuk meresmikan fasilitas pendidikan tersebut pada agenda mendatang.

Pada bidang kesehatan, LDII Pesawaran aktif melakukan penyuluhan pencegahan stunting melalui kerja sama dengan bidang pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga. Sementara di sektor ketahanan pangan dan lingkungan, LDII menawarkan program kolaborasi budidaya sorgum sebagai alternatif pangan, sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP LDII pada Musyawarah Wilayah VIII DPW LDII Provinsi Lampung.

Warsono menegaskan bahwa seluruh program LDII dijalankan dengan semangat 3K, yakni Karya, Kontribusi, dan Komunikasi. Menanggapi hal tersebut, Bupati Nanda secara khusus menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan komunikasi di era saat ini. “Pemanfaatan teknologi komunikasi bukan hanya sebagai sarana syiar, tetapi juga sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat bahwa organisasi dan pemerintah terus bekerja nyata untuk kepentingan umat,” pungkasnya.

Audiensi ditutup dengan penyerahan dokumen Surat Keputusan Kepengurusan DPD LDII Kabupaten Pesawaran masa bakti 2025–2030, Laporan Kegiatan Triwulan II, serta Kalender LDII kepada Bupati Pesawaran, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.