Cegah Libur Sekolah Tanpa Arah, LDII Cengkareng Gelar Asrama Liburan

Jakarta (1/1). LDII Kecamatan Cengkareng menginisiasi kegiatan Asrama Liburan Sekolah untuk mengisi masa libur sekolah, libur Natal, dan Tahun Baru dengan aktivitas positif berupa pengajian serta pelatihan kemandirian bagi pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan selama enam hari, Jumat hingga Rabu, 19–24 Desember 2025, bertempat di Majelis Taklim Masjid Baitul Muttaqin, Cengkareng, Jakarta Barat.
Salah satu pengajar LDII Cengkareng, Wulan, menjelaskan bahwa kegiatan asrama liburan telah menjadi program rutin LDII setiap masa libur sekolah. “Setiap liburan semester maupun akhir tahun, masjid selalu dibuka untuk kegiatan pengajian dan pembinaan kemandirian anak-anak sekolah. Program ini dilaksanakan agar generasi penerus tetap terarah selama liburan,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama kegiatan asrama liburan, peserta mendapatkan pembinaan ibadah, karakter, serta keterampilan, yang dikemas secara intensif dan terstruktur.
Ketua DKM Masjid Baitul Muttaqin Cengkareng Arifin Rusdi, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran anak-anak dalam memilih aktivitas liburan yang positif. “Anak-anak tetap diingatkan untuk disiplin menjaga salat wajib dan sunah, berdzikir, serta aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi orang lain,” jelasnya.
Menurut Arifin, pembekalan di awal masa liburan penting agar waktu libur tidak terbuang sia-sia. “Libur akhir tahun cukup panjang. Maka perlu pembinaan agar liburan mereka tetap positif dan bermanfaat, karena di tangan merekalah harapan generasi emas bangsa ini,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mempelajari Al-Qur’an dan hadits tentang tata cara salat, tetapi juga mempraktikkan langsung salat Dhuha, adzan dan iqamah, serta salat berjamaah. Untuk pembinaan muamalah, peserta dilibatkan dalam praktik sedekah, membersihkan lingkungan masjid, membantu sesama, hingga menyiapkan konsumsi bersama. Khusus peserta SMP dan SMA, juga diberikan pembekalan keterampilan tambahan.
Arifin menegaskan, kegiatan asrama liburan ini merupakan program pembinaan generasi LDII yang terbuka untuk umum. “Anak-anak sekolah yang ingin bergabung dipersilakan. Panitia dan jamaah masjid juga menyediakan konsumsi bagi peserta dan para pengajar,” pungkasnya.
Program tersebut diikuti siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMA. Asrama liburan bertujuan membekali generasi penerus dengan pemahaman ibadah, pembinaan karakter, serta keterampilan dasar agar liburan sekolah tetap produktif dan bermanfaat.
Oleh: Arifin Rusdi (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
