LDII Papua Barat Apresiasi Kinerja Polresta Manokwari

 

Manokwari (1/1). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Papua Barat mengapresiasi kinerja Polresta Manokwari yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap RGT (38) di kawasan Reremi Puncak, Manokwari, dalam waktu kurang dari 24 jam sejak jasad korban ditemukan.

Ketua DPW LDII Papua Barat Suroto, menilai keberhasilan aparat kepolisian tersebut sebagai bukti profesionalisme dan kesigapan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Korban diketahui merupakan istri dari salah satu pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari, yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Senin (10/11). “Kami memberikan apresiasi kepada Polresta Manokwari di bawah kepemimpinan Kombes Pol Ongky Isgunawan yang telah bekerja cepat, profesional, dan penuh dedikasi sehingga pelaku pembunuhan dapat diamankan kurang dari 24 jam,” ujar Suroto.

Menurutnya, kinerja cepat aparat kepolisian menunjukkan bahwa Polri hadir dan bekerja maksimal dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Ini menjadi bukti bahwa kepolisian bekerja keras dalam mengungkap kejahatan serta segera mengambil langkah-langkah hukum yang tepat,” tambahnya.

Suroto juga berharap agar proses hukum terhadap tersangka dapat dilakukan secara tegas dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Kami berharap pasal-pasal hukum yang diterapkan benar-benar memberikan rasa keadilan, sehingga Manokwari sebagai Kota Peradaban Orang Papua tetap menjadi kota yang aman, tertib, dan sejahtera,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Suroto di sela-sela kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Restorative Justice yang digelar di Aula Mapolresta Manokwari, Rabu (12/11/2025). Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya terkait penyebaran informasi dan gambar korban. “Kami mengajak masyarakat agar tidak latah membagikan kondisi korban di media sosial, apalagi dengan tujuan yang tidak tepat. Mari kita hormati keluarga korban yang sedang berduka,” pesannya.

Ia menutup dengan mengajak masyarakat untuk lebih mengedepankan empati dan doa. “Lebih baik kita memanjatkan doa agar almarhumah diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkasnya.

Oleh: Agus Irawan (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.