LDII Bekali Pengurus dengan Pelatihan Digitalisasi Administrasi
Pringsewu (1/1). Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat mendorong organisasi kemasyarakatan untuk beradaptasi agar tetap efektif dan profesional. Menyikapi hal tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pringsewu menggelar Pelatihan Administrasi Digital bagi para pengurus, Sabtu (29/11).
Ketua DPD LDII Pringsewu Dian Arif Rahman, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak dalam tata kelola organisasi. “Digitalisasi administrasi bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi kebutuhan agar organisasi mampu membangun tata kelola yang akuntabel, profesional, dan religius. Dengan administrasi digital, pengurus PC dan PAC dapat bekerja lebih cepat, rapi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat DPD LDII Pringsewu Dasino, menilai pelatihan ini sebagai langkah awal transformasi administrasi LDII di semua tingkatan. “Saya berharap setelah pelatihan ini, peserta mampu mengimplementasikan ilmunya, membuat laporan yang lebih tertata, serta memanfaatkan teknologi secara maksimal. Insya Allah, administrasi yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah kepada LDII,” ungkapnya.
Salah satu peserta Aliyanto dari PC LDII Pagelaran Utara, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. “Selama ini kami masih banyak melakukan administrasi secara manual. Setelah mengikuti pelatihan ini, kami lebih paham cara membuat dan menyimpan dokumen secara digital. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkala,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula DPD LDII Pringsewu ini diikuti 75 peserta, terdiri atas pengurus harian DPD, Pimpinan Cabang (PC), serta Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Pringsewu. Pelatihan mengusung tema “Digitalisasi Administrasi untuk Membangun Tata Kelola Organisasi yang Akuntabel, Profesional, dan Religius.”
Melalui pelatihan ini, LDII Pringsewu berharap seluruh pengurus di berbagai tingkatan mampu menerapkan administrasi digital secara konsisten, sehingga organisasi dapat berjalan lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.
Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
