LDII Lampung dan Kesbangpol Perkuat Kolaborasi Pembinaan Masyarakat

Bandar Lampung (6/1). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Lampung melakukan silaturahim ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Selasa (30/12), sebagai upaya memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPW LDII Lampung Heri Sensustadi memperkenalkan susunan kepengurusan baru DPW LDII Lampung hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII yang digelar Oktober 2025. Ia juga menyampaikan dukungan LDII terhadap imbauan Gubernur Lampung agar malam pergantian Tahun Baru 2026 diisi dengan kegiatan positif dan bermakna. “LDII mengimbau seluruh warga LDII untuk tidak menyalakan petasan maupun kembang api. Sebagai gantinya, kami akan menggelar pengajian akhir tahun dan doa bersama secara serentak di masjid dan musala LDII,” ujar Heri.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk empati dan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Senada dengan itu, Sekretaris DPW LDII Lampung Ahmat Nurdin menambahkan bahwa pengajian akhir tahun akan diisi materi dakwah bertema ekoteologi atau kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui pengajian ini, kami ingin menanamkan pemahaman tentang peran manusia sebagai khalifah fil ardh, yakni kewajiban menjaga kelestarian alam dan lingkungan, khususnya kepada generasi muda,” jelas Ahmat.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Badan Kesbangpol Provinsi Lampung Muhammad Iqbal menyambut baik komitmen dan program LDII Lampung. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah daerah agar malam tahun baru diisi dengan aktivitas yang bernilai sosial dan kebersamaan. “Doa bersama ini sangat positif, terlebih di tengah suasana duka akibat bencana di sejumlah daerah. Ini mencerminkan kepedulian dan solidaritas sosial,” kata Iqbal.
Ia menegaskan, Kesbangpol memiliki peran penting dalam pembinaan organisasi kemasyarakatan serta menjaga kerukunan. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi fokus bersama melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Menutup pertemuan, Heri Sensustadi menegaskan komitmen LDII dalam pembangunan sumber daya manusia melalui delapan bidang pengabdian untuk bangsa, empat di antaranya berfokus langsung pada peningkatan kualitas SDM, yakni bidang kebangsaan, keagamaan, pendidikan, dan kesehatan. “LDII berkomitmen memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
