LDII Mojowarno Hadiri Sosialisasi Pencegahan Konflik Sosial di Kecamatan Mojowarno

——————–
Mojowarno (6/1). PC LDII Kecamatan Mojowarno menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Konflik Sosial dalam Rangka Penciptaan Kondusivitas Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2025 yang digelar di Pendopo Kecamatan Mojowarno, Rabu (8/10).
Dalam kegiatan tersebut, PC LDII Mojowarno diwakili oleh Sutrisno bersama Sekretaris Wahyu Ihsanudin. Kegiatan ini diselenggarakan atas undangan Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Mojowarno, Ronny Afriandie.
Sosialisasi ini menghadirkan Kepala Unit Kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jombang, Budi Winarno, sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah.
Budi Winarno menekankan pentingnya merangkul seluruh elemen masyarakat di Mojowarno agar mampu menyelesaikan konflik sekecil apa pun secara bijak. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menumbuhkan sikap toleran sejak dari lingkungan terkecil.
“Semua elemen masyarakat perlu membiasakan diri untuk saling berdialog dan berkomunikasi dengan baik agar tercipta suasana yang aman dan nyaman. Dialog juga dapat menjadi jembatan penyelesaian konflik apabila terjadi permasalahan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah memviralkan suatu konflik sebelum mengetahui kebenarannya. Menurutnya, melaporkan konflik bukanlah hal yang keliru, namun harus dilakukan dengan cara yang tepat melalui proses tabayYun dan jalur yang benar.
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan, di antaranya Ketua MWC NU, Ketua Muhammadiyah, Ketua LDII, Pendeta GKJW Mojowarno, Ketua Muslimat, Ketua Aisyiyah, para kepala desa, Ketua GP Ansor, Ketua Fatayat NU, Ketua IPNU, Ketua IPPNU, Ketua Karang Taruna, Ketua Pemuda GKJW, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta Ketua Linmas Kecamatan Mojowarno.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antar elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan stabilitas sosial di wilayah Kecamatan Mojowarno, guna mendukung terciptanya Kabupaten Jombang yang aman dan kondusif.
Oleh: SOLIKIN (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
