Malam Tahun Baru Bermakna, LDII Jombang Bekali Remaja Etika Digital

 

Jombang (7/1). Pimpinan Cabang LDII Kecamatan Jombang menggelar kegiatan pembinaan remaja dalam rangka menyambut pergantian tahun dengan cara yang positif dan edukatif. Kegiatan bertajuk “Melebur di Awal Tahun, Menjadi Remaja Berkarakter Luhur” tersebut berlangsung di halaman parkir Masjid Al-Qohhar, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Rabu malam (31/12).

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penampilan Persinas ASAD yang menampilkan jurus seni tunggal pencak silat IPSI. Atraksi tersebut menonjolkan nilai kedisiplinan, pengendalian diri, dan sportivitas sebagai bagian dari pembentukan karakter remaja.

Panitia kemudian menggelar seminar etika di dunia digital yang membahas pentingnya menjaga adab bermedia sosial dan tanggung jawab moral dalam ruang digital. “Remaja harus cerdas secara teknologi, tetapi juga matang secara etika. Jejak digital adalah cerminan karakter,” ujar salah satu pemateri dalam sesi tersebut.

Suasana semakin interaktif melalui permainan Cerdas Tebak yang dilakukan secara individu. Permainan ini dirancang untuk melatih keberanian, konsentrasi, serta kejujuran peserta dalam mengambil keputusan.

Kegiatan dilanjutkan dengan King Chef & Queen Chef, di mana peserta dibagi dalam kelompok dan memasak menu tertentu dari bahan yang disediakan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kerja sama, tanggung jawab, dan kebersamaan,” ungkap salah satu panitia.

Usai memasak, seluruh peserta mengikuti makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur. Menjelang pergantian tahun, kegiatan ditutup dengan doa dan salat malam sebagai momen refleksi diri. “Pergantian tahun bukan untuk hura-hura, tetapi menjadi waktu terbaik untuk evaluasi diri dan memperbaiki niat,” ujar panitia kegiatan.

Kegiatan ini diikuti remaja mulai usia SMP hingga usia nikah sebagai upaya mewadahi kreativitas generasi muda sekaligus membentengi mereka dari aktivitas negatif pada malam tahun baru.

Melalui kegiatan ini, PC LDII Kecamatan Jombang berharap para remaja mampu memperkuat karakter luhur, menjaga etika di era digital, serta menjadikan tahun baru sebagai awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Oleh: Yogi Ashidiqi (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.