LDII Banten Dukung Program Nasional Ketahanan Pangan, Lestarikan Budaya Olahan Tradisional

Serang (8/1). DPW LDII Banten menggelar kegiatan penguatan internal pada Senin (14/10) sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional ketahanan pangan sekaligus komitmen mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang swasembada pangan. Dalam kegiatan tersebut, LDII Banten turut menampilkan pengelolaan pangan tradisional dengan menyajikan aneka olahan makanan ringan khas daerah sebagai jamuan bagi dewan penasihat dan pengurus.
 
Ketua DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito, menegaskan bahwa LDII berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kami dari LDII Banten sangat mendukung langkah Wanhat LDII dan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini sejalan dengan program LDII dalam membangun kemandirian pangan berbasis masyarakat dan lingkungan,” ujar Dimo.
 
Ia menjelaskan bahwa LDII selama ini konsisten berkontribusi dalam sektor pertanian berkelanjutan melalui berbagai program seperti pengembangan pertanian produktif, pemanfaatan lahan tidur, dan gerakan tanam pangan lokal yang melibatkan warga di tingkat PC dan PAC.
 
“Harapannya, sinergi lintas sektor ini dapat menjadi langkah nyata menuju swasembada pangan sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya. Dimo juga menyampaikan bahwa seluruh hidangan dalam kegiatan konsolidasi mengusung tema ketahanan pangan dengan menampilkan menu tempo dulu—olahan khas tradisional dari berbagai daerah—yang dapat menjadi alternatif pengganti nasi.
 
Sementara itu, Ketua DPP LDII Bidang PKOSB, Edwin Sumiroza menegaskan bahwa keikutsertaan LDII dalam penguatan internal bukan sekadar simbolis, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen organisasi untuk mendukung Asta Cita Presiden dalam bidang ketahanan pangan. Ia menekankan bahwa nilai gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian ekonomi umat menjadi fondasi LDII dalam setiap program sosial kemasyarakatan.
 
“LDII percaya bahwa kemandirian pangan adalah pondasi kemandirian bangsa. Karena itu, kami siap terus bersinergi dengan Polri, TNI, dan pemerintah daerah untuk menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
 
Kegiatan penguatan internal ini diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota LDII Banten, mulai dari tingkat DPW hingga tingkat PAC.

 

——————–

Oleh: Bung Pream (contributor) / Dita Rahmatia (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.