LDII Wates Gelar Pengajian Akhir Tahun Bertema “Perahu Biru”

Kulon Progo (7/1). PC LDII Wates menggelar Pengajian Akhir Tahun di Kompleks DPD LDII Kulon Progo, Rabu malam (31/12) hingga Kamis (1/1). Kegiatan bertema Perahu Biru (Pengajian Akhir Tahun Membangun Insan Berkarakter Luhur) tersebut digelar untuk membina generasi muda agar terhindar dari perilaku negatif saat momentum pergantian tahun.
Pengajian Akhir Tahun merupakan agenda pembinaan rutin LDII yang telah dilaksanakan secara konsisten sejak pertengahan 1990-an. Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, mengatakan kegiatan ini bertujuan mengarahkan generasi muda agar mengisi malam pergantian tahun dengan aktivitas positif. “Setiap akhir tahun, LDII menggelar pengajian di berbagai majelis. Generasi muda diarahkan mengaji, berdiskusi, menerima nasihat, hingga melakukan kegiatan kreatif yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan tersebut diharapkan membentuk generasi penerus yang berakhlak luhur, memahami nilai agama, serta mampu mandiri di tengah masyarakat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Lurah Giripeni, Iswanto Adi Saputro, yang meninjau langsung pelaksanaan pengajian. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, terutama di era digital. anya.
Ketua PC LDII Wates, Rahmat, menegaskan bahwa pengajian akhir tahun bukan untuk merayakan euforia pergantian tahun, melainkan mengisinya dengan kegiatan edukatif dan bernilai ibadah. “Kami ingin menciptakan ruang yang aman, positif, dan mendidik bagi generasi penerus,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengajian Akhir Tahun LDII Wates, Rendy Widyatama Prayitno, menjelaskan tema Perahu Biru dipilih agar lebih dekat dengan kalangan muda. Rangkaian kegiatan meliputi materi keagamaan, lomba edukatif, kegiatan kebersamaan, jalan sehat, dan bakti sosial.
Pengajian Akhir Tahun tersebut diikuti generasi penerus PC LDII Wates dari jenjang SMP, SMA/SMK, hingga pra-nikah, dengan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan.
Oleh: Andhika Widiasto (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
