Sebelum Menikah, Belajarlah Dulu dari Organisasi

Sering kali kesiapan menikah hanya diukur dari usia dan pekerjaan.
Sudah cukup umur, sudah punya penghasilan, dianggap siap.
Padahal, menikah bukan sekadar hidup bersama — tetapi bertumbuh bersama.

Untuk bisa tumbuh bersama, seseorang perlu keterampilan hidup.
Bukan hanya soal cinta dan tanggung jawab, tapi juga tentang:

  • Mengelola perbedaan

  • Mengendalikan emosi

  • Menyelesaikan konflik

  • Belajar memahami, bukan sekadar dipahami

Menariknya, banyak keterampilan itu justru dipelajari dari berorganisasi.

Di organisasi, kita bertemu beragam karakter.
Belajar menahan ego, menyampaikan pendapat tanpa melukai, dan menghargai perbedaan.
Belajar komunikasi, komitmen, disiplin, dan tanggung jawab.
Belajar sabar saat usaha tak langsung dihargai.
Belajar bekerja sama, bukan menang sendiri.

Bukankah itu gambaran kecil kehidupan rumah tangga?

Pernikahan bukan tentang siapa yang paling benar,
tapi siapa yang mau menenangkan diri dan mencari jalan tengah.
Bukan tentang siapa yang berkuasa,
tapi siapa yang mau saling memahami dan tumbuh bersama.

Karena itu, sebelum menikah atau menikahkan,
beri ruang untuk belajar hidup bersama orang lain.
Terlibat di organisasi, kepanitiaan, atau tim kecil.
Belajar hadir, bertanggung jawab, dan menyelesaikan amanah bersama.

Sebab kesiapan menikah bukan soal usia yang cukup,
melainkan kedewasaan hati menghadapi dinamika kehidupan berdua.

Dan sering kali, organisasi adalah sekolah terbaik menuju pernikahan yang matang.

Oleh: Yuliarto DH (contributor) / Nisa U (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.