Silaturahmi Lintas Agama, LDII Banten Terima Kunjungan Pengurus Gereja Advent Hari Ketujuh

Banten (7/1). LDII Banten menerima kunjungan resmi dari Pengurus Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) wilayah Jakarta dan Banten di Gedung LDII Banten, Kamis (30/10). Rombongan yang dipimpin Danial Fery tersebut disambut langsung oleh Ketua LDII Banten, Dimo Tono Sumito.
Pertemuan berlangsung sebagai upaya mempererat hubungan lintas agama serta membangun komunikasi antartokoh keagamaan di Banten. Dimo mengapresiasi kedatangan perwakilan gereja dan menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kerukunan. “Terima kasih atas kunjungan saudara Nasrani yang telah datang jauh-jauh demi menyambung silaturahmi dan memperkuat persahabatan antarumat beragama,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Dimo menjelaskan beberapa program pembinaan LDII, termasuk delapan klaster kontribusi serta penerapan 29 Karakter Luhur untuk generasi muda. Program tersebut, menurutnya, menjadi fondasi pembentukan moral, akhlak, dan kontribusi sosial bagi masyarakat. “Kami selalu membina generasi muda kami dengan menanamkan nilai-nilai moral akhlak mulia yang kelak akan bermanfaat bagi mereka dan untuk bangsa,” ungkap Dimo.
Ketua GMAHK, Danial Fery mengapresiasi atas sambutan yang diberikan LDII Banten dan menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi lintas agama. Ia menjelaskan bahwa pihaknya turut menyampaikan nilai-nilai pembinaan generasi muda di LDII kepada seluruh jemaat di lingkungan Gereja Advent.
“Sebagai pimpinan umat Nasrani Advent, saya selalu membimbing dan memberikan informasi kepada jemaat tentang nilai-nilai pembina generasi muda LDII dan program 8 cluster khususnya dalam hidup bergereja. Kami selaku pengurus Gereja akan menjalani tali silaturahmi ini untuk kedepannya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat toleransi dan hubungan antarumat beragama. “Kami datang untuk membangun dialog dan menunjukkan bahwa LDII dan Nasrani Advent dapat menjalin silaturahmi dengan baik dalam semangat toleransi,” pungkasnya.
Oleh: Bung Pream (contributor) / Dita Rahmatia (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
