LDII Mojowarno Hadiri Sosialisasi Pencegahan Konflik Sosial Demi Kondusivitas Daerah

Jombang (30/12). PC LDII Kecamatan Mojowarno menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Konflik Sosial dalam Rangka Penciptaan Kondusivitas Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2025 yang digelar di Pendopo Kecamatan Mojowarno, Rabu (8/10).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PC LDII Mojowarno Sutrisno bersama Sekretaris Wahyu Ihsanudin, sebagai bentuk dukungan LDII terhadap upaya menjaga stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat di wilayah Mojowarno.

Sosialisasi ini diselenggarakan atas undangan Pelaksana Tugas Camat Mojowarno Ronny Afriandie, dengan menghadirkan pemateri dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jombang, Budi Winarno. Dalam paparannya, Budi menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam mencegah dan menyelesaikan konflik sosial sejak dini.

Ia mengajak seluruh unsur masyarakat untuk saling merangkul dan bersama-sama menyelesaikan potensi konflik sekecil apa pun yang muncul di lingkungan sekitar. Selain itu, ia menegaskan pentingnya menumbuhkan sikap toleran dalam kehidupan bermasyarakat serta membangun budaya dialog.

“Semua elemen masyarakat diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, saling berdialog, dan menjadi jembatan penyelesaian apabila muncul permasalahan, sehingga tercipta kondisi yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Budi juga mengingatkan bahwa pelaporan konflik merupakan hal yang wajar dan tidak perlu ditakuti. Namun, ia menegaskan agar setiap permasalahan tidak langsung diviralkan sebelum dilakukan tabayun atau klarifikasi kebenarannya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, di antaranya Ketua MWCNU, Ketua Muhammadiyah, Ketua LDII, Pendeta GKJW Mojowarno, Ketua Muslimat, Ketua Aisyiyah, para kepala desa, Ketua GP Ansor, Ketua Fatayat NU, Ketua IPNU, Ketua IPPNU, Ketua Karang Taruna, Ketua Pemuda GKJW, Ketua FKDM, serta Ketua Linmas Kecamatan Mojowarno.

Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, PC LDII Mojowarno menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan, toleransi, serta kondusivitas wilayah.

 

 

 

 

Oleh: SOLIKIN (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.