Pemuda LDII Kota Baru Gelar Camp Ceria untuk Perkuat Kerukunan dan Karakter Luhur

Jambi (2/1). Muda-mudi Majelis Ta’lim Darussalam Kenali di bawah naungan Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Baru menggelar malam keakraban (makrab) melalui kegiatan berkemah bertajuk Camp Ceria “Rukun Tanpa Jarak”. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 21–22 November 2025, di Pondok Meja Luar Ruangan, Muaro Jambi.

Ketua Panitia Hamzah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan antargenerus sekaligus menginternalisasi karakter luhur secara praktis. “Kegiatan ini kami rancang untuk menciptakan kerukunan dan kekompakan antar peserta, sekaligus mempraktikkan 29 Karakter Luhur seperti rukun, kompak, dan kerja sama yang baik,” ujar Hamzah.

Ia menambahkan, konsep kebersamaan di alam terbuka dipilih untuk membangun kedekatan emosional yang lebih kuat di antara para remaja. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan semangat kemandirian generus, karena seluruh pendanaan berasal dari swadaya peserta. “Dana kegiatan bersumber dari kemandirian remaja, seperti mengumpulkan barang-barang bekas layak jual serta dukungan beberapa donatur,” jelasnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut disampaikan Dewan Penasihat PC LDII Kota Baru Faqih Abdillah. Menurutnya, kegiatan berkemah menjadi sarana efektif dalam pembinaan karakter generasi muda. “Melalui kegiatan ini, generus bisa lebih dekat, rukun, kompak, dan memiliki kerja sama yang baik. Nilai-nilai karakter luhur ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Faqih berharap pengalaman selama kegiatan dapat menjadi bekal bagi generus dalam beribadah dan bermasyarakat. “Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat generus untuk terus mengamalkan karakter luhur, baik dalam kehidupan beragama maupun sosial,” pungkasnya.

Kegiatan camping ini diikuti oleh Generasi Penerus (Generus) LDII dan dirancang sebagai media pembinaan karakter melalui pendekatan kebersamaan di alam terbuka. Para peserta mengikuti berbagai permainan kelompok dan diskusi yang menekankan penerapan 29 Karakter Luhur LDII, khususnya nilai kerukunan, kekompakan, dan kerja sama.

Oleh: Abdul Rohman Sholeh (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.