Pengajian Wanita LDII Kota Jambi Tekankan Ketahanan Keluarga

Jambi (12/1). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Jambi menegaskan komitmennya menyambut Indonesia Emas 2045 dengan memperkuat ketahanan keluarga melalui Pengajian Wanita Rutin Bulanan. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Al-Barokah, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Sabtu (1/11), dan diikuti ratusan jamaah secara luring dan daring.
Salah satu pemateri Ilman Napian, menekankan pentingnya menjaga kehalalan penghidupan dalam membangun generasi yang berkualitas. Menurutnya, ikhtiar lahiriyah orang tua sangat menentukan masa depan anak. “Mewujudkan generasi sholih dan sholihah tidak cukup dengan doa. Ikhtiar dimulai dari memastikan makanan dan penghidupan yang halal bagi anak-anak,” ujarnya.
Pemateri berikutnya Muhammad Irfa’uddin Aulia, membahas pentingnya pernikahan sesuai tuntunan agama sebagai bagian dari kesuksesan pendidikan anak. Ia menilai fondasi keluarga yang kuat berawal dari pemilihan pasangan hidup yang tepat. “Pendidikan anak akan lebih terarah jika dibangun di atas keluarga yang sesuai syariat dan memiliki dasar agama yang kuat,” katanya.
Pengasuh Pondok Pesantren Tawakkal Jambi, Achiyar Rosidi, dalam tausiyah penutupnya menegaskan bahwa ibu memiliki peran sentral dalam membentuk karakter generasi penerus. “Ibu-ibu adalah arsitek peradaban. Jika ingin generasi yang baik, maka perbaiki diri kita terlebih dahulu,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan lima panduan dalam mendidik anak, yakni keteladanan, pembiasaan, nasihat, aturan, dan konsekuensi. Menurutnya, konsistensi dalam mendidik anak merupakan investasi jangka panjang bagi keluarga dan bangsa.
Pengajian ini menekankan peran strategis ibu sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi unggul. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang perdana bagi para dai muda LDII Kota Jambi yang baru dilantik, menandai kuatnya semangat regenerasi dakwah. Melalui pengajian ini, LDII Kota Jambi berharap dapat memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembentukan generasi berakhlak mulia, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Oleh: Sholeh (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
