Pengasuh Pondok Nurul Azizah Silaturahmi ke LDII Nabire, Bahas Pembinaan Generus Menuju Tri Sukses

 

Nabire (7/1). Untuk memperkuat pembinaan generasi penerus (generus) agar mencapai tiga sukses, yakni berakhlakul karimah, alim dan fakih, serta mandiri, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Azizah Balong Jeruk, Kota Kediri, Yoyok Dwisasongko, mengadakan kunjungan silaturahim ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Jumat (17/10).

Kegiatan silaturahim yang berlangsung selama tiga hari di Nabire tersebut diisi dengan berbagai agenda pembinaan dan pengajian. Salah satunya adalah pengajian umum yang membahas peran orang tua dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi generasi saleh serta berdaya guna bagi umat dan bangsa.

Selain itu, digelar pula sesi berbagi pengalaman dan diskusi bersama para pengurus Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di bawah naungan LDII Nabire. Dalam sesi tersebut, pengasuh pondok memberikan motivasi sekaligus berbagi pengalaman mengenai cara efektif membina anak usia dini agar mencintai ilmu dan ibadah sejak kecil.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengajian khusus bagi pengurus dan guru pengajar generus LDII. Pengajian ini berfokus pada metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Dalam kesempatan itu, pengasuh pondok menekankan pentingnya keteladanan, komunikasi yang baik dengan anak didik, serta kesungguhan dalam proses pendidikan agar tujuan pembinaan generus dapat tercapai secara optimal.

Ketua DPD LDII Kabupaten Nabire, Pawiro, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran pengasuh Pondok Nurul Azizah. Banyak ilmu dan pengalaman baru yang kami dapatkan, terutama dalam hal pembinaan generus agar semakin berkualitas,” ujarnya.

Silaturahim tersebut diakhiri dengan foto bersama sebagai kenangan, sekaligus menandai terjalinnya ukhuwah dan kerja sama antara LDII Nabire dan Pondok Pesantren Nurul Azizah Balong Jeruk dalam membina generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

 

 

 

Oleh: Afid Mukmin (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.