Tegas namun Humanis, Polsek Legok Gelar Patroli Skala Besar Tekan Tawuran

Tangerang (30/12). Untuk menekan aksi tawuran dan menjaga stabilitas keamanan wilayah, Polsek Legok bersama jajaran Polres Metro Tangerang Kota menggelar patroli skala besar melalui Operasi Cipta Kondisi, Selasa malam (7/10).
Apel kesiapan operasi digelar di halaman Polres Metro Tangerang Kota dan dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota. Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Senkom Mitra Polri, serta Pokdarkamtibmas.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Operasi Cipta Kondisi merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya tindakan tegas terhadap pelanggaran, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Apabila ada pelanggaran kasat mata, tindak dengan tegas namun tetap humanis. Tawuran yang menimbulkan korban tidak boleh dibiarkan. Aparat harus hadir untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.
Kapolres juga mengapresiasi pembentukan Satuan Tugas Anti Tawuran di beberapa wilayah dan mendorong polsek lainnya untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta tokoh masyarakat guna membentuk satgas serupa.
Usai apel, patroli skala besar dilaksanakan dengan menyisir sejumlah titik rawan kejahatan dan tawuran di wilayah Legok. Patroli melintasi jalur-jalur utama, kawasan permukiman, hingga area terbuka yang kerap menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari.
Hingga tengah malam, kegiatan berlangsung aman dan tertib. Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres menyampaikan bahwa patroli dilakukan dengan pendekatan dialogis dan metode hunting system, khususnya terhadap pengendara kendaraan bermotor yang mencurigakan.
“Beberapa kendaraan kami lakukan pemeriksaan dan ditemukan indikasi pelanggaran, termasuk dugaan kepemilikan obat-obatan terlarang. Seluruh temuan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa patroli serupa akan terus dilaksanakan secara rutin, tidak hanya pada akhir pekan, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Harapan kami, dengan situasi kamtibmas yang stabil, seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan produktif. Tawuran harus kita berantas sampai ke akarnya,” pungkasnya.
Operasi Cipta Kondisi ini menunjukkan sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan wilayah dengan pendekatan tegas namun tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Oleh: Bung Pream (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
