LDII Kenanga Cipondoh Bersama Damkar Jakarta Barat Gelar Simulasi Penanggulangan Kebakaran

 

Tangerang (14/1). PAC LDII Kenanga Cipondoh bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat dan Senkom Mitra Polri menggelar simulasi penanggulangan kebakaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Majelis Baitul Ulum, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Simulasi ini dihadiri Ketua PAC LDII Kenanga Cipondoh Suratmin, Penasihat PAC LDII Kenanga Fatah, Ketua RW 06 Kenanga Sumino, Ketua RT 02 Kenanga Didik, petugas Damkar Jakarta Barat Abdurohman, tokoh masyarakat RT 01 dan RT 02, warga setempat, dewan pembina serta pengurus PAC LDII Kenanga Cipondoh, dan anggota Senkom Mitra Polri. Turut hadir pula Ketua Senkom Mitra Polri beserta jajaran pengurus.

Materi simulasi disampaikan oleh Abdurohman dari Damkar Jakarta Barat. Dalam pemaparannya, ia menekankan, sebagian besar kebakaran disebabkan oleh kelalaian manusia dan bukan termasuk bencana alam. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan pengetahuan masyarakat dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko kebakaran.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui Call Center 112 yang bebas pulsa apabila terjadi kebakaran. “Api terbentuk dari tiga unsur utama, yakni udara, sumber panas, dan bahan bakar. Untuk memadamkan api, salah satu unsur tersebut harus dihilangkan,” jelas Abdurohman. 

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan pentingnya penanganan awal yang tepat saat terjadi kebakaran, “Seperti larangan menyiram api yang berasal dari minyak dengan air karena dapat memperbesar kobaran api dan membahayakan lingkungan sekitar,” ujar Abdurohman. 

Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pemadaman api menggunakan kain basah dan alat pemadam api ringan (APAR). Warga dan anggota Senkom Mitra Polri tampak antusias mengikuti simulasi tersebut sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat kebakaran.

Melalui simulasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan kebakaran, sehingga risiko dan dampak kebakaran dapat diminimalkan.

Oleh: Bung Pream (contributor) / Fredi (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.