Hadapi Disinformasi Digital, LDII Pertajam Sinergi KIM dan LINES Jelang Munas 2026

——————–

Bandar Lampung (15/1). Menghadapi tantangan disinformasi di era digital sekaligus menyongsong agenda Musyawarah Nasional (Munas) LDII 2026, Biro Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPW LDII Provinsi Lampung mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KIM dan LDII News Network (LINES).

Kegiatan yang digelar secara hybrid pada Sabtu (15/11) tersebut diikuti jajaran Biro KIM dan LINES LDII Lampung secara daring dari Kantor DPW LDII Lampung, serta terhubung dengan sekitar 200 titik daring lainnya di seluruh Indonesia.

Ketua DPP LDII Koordinator Bidang KIM Rulli Kuswahyudi mengatakan, penguatan strategi komunikasi menjadi langkah penting dalam menyukseskan agenda besar organisasi ke depan. Menurutnya, tahun 2026 akan menjadi periode yang penuh tantangan bagi LDII.

“Semua ini kita siapkan untuk menyambut tahun 2026 yang akan lebih menantang. DPP akan melaksanakan Munas, dan persiapan akan intensif dimulai sejak awal Januari,” ujarnya.

Rulli berharap keberhasilan Rakornas sebelumnya dapat kembali terulang pada Munas mendatang. “Keberhasilan Rakornas lalu adalah bukti kekuatan KIM dan LINES. Kami berharap kesuksesan yang sama dapat terulang di Munas 2026 dengan dukungan penuh KIM dan LINES di seluruh Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Departemen KIM DPP LDII Ludhy Cahyana memaparkan strategi penguatan internal melalui sinergi antara KIM dan LINES. Ia menegaskan bahwa LINES merupakan kelompok kerja (pokja) pelaksana yang berada di bawah naungan KIM.

“Keberhasilan LINES sebagai corong pemberitaan bukan semata-mata dari LINES itu sendiri. Kekuatan tersebut lahir dari KIM yang bekerja di balik layar dalam merumuskan strategi,” jelasnya.

Ludhy membagi peran keduanya secara tegas. KIM berfokus pada tataran strategis, hubungan masyarakat eksternal, serta pengamatan isu. Sementara LINES menjalankan peran teknis sebagai pelaksana, khususnya dalam produksi konten dan media komunikasi.

“LINES memegang sekitar 50 persen tugas kehumasan, terutama dalam produksi konten dan penyebaran informasi,” paparnya. Ia menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam komunikasi LDII, yakni karya, kontribusi, dan komunikasi.

Rakor tersebut juga secara khusus membahas maraknya disinformasi di media digital. Salah satu pemateri dari Biro KIM DPP LDII Galant Prabajati mengingatkan bahwa media sosial kini menjadi ruang publik baru yang rawan penyebaran informasi keliru dan bernada negatif.

“Dinamika sosial saat ini sangat memengaruhi persepsi publik. Kita harus sangat berhati-hati, karena sekecil apa pun kesalahan informasi yang disampaikan LDII berpotensi membangkitkan kembali stigma negatif lama yang tidak benar,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Galant menekankan pentingnya bersikap tenang namun responsif. “Kita harus cepat merespons isu, dan yang terpenting terus mendorong berita-berita positif LDII secara proaktif sebagai bukti nyata untuk mematahkan narasi negatif,” tegasnya.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Biro KIM DPW LDII Lampung Rizky Febri Saputra menyatakan kesiapan jajarannya dalam mengimplementasikan strategi yang telah disampaikan.

“Biro KIM LDII Lampung siap menjalankan arahan strategis ini. Kunci keberhasilan ada pada sinergi KIM dan LINES. KIM merumuskan strategi dan mengamati isu, sementara LINES memperkuat produksi konten positif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hasil Rakor akan menjadi pedoman dalam penyusunan program kerja tahun 2026. “Arahan Rakor ini menjadi acuan kami dalam menyusun program kerja 2026, demi menyukseskan Munas dan secara konsisten menangkal stigma negatif melalui karya komunikasi yang efektif,” pungkasnya.

  

 

 

Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.