Musyawarah Berjenjang, Kunci Pembinaan Generasi LDII Pemanggilan

Lampung Selatan (14/1). Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Pemanggilan secara rutin menggelar musyawarah yang melibatkan guru, pengurus, serta orang tua dan wali santri sebagai bagian dari penguatan pembinaan generasi penerus.
Kegiatan musyawarah tersebut menjadi penunjang utama pelaksanaan pengajian rutin bagi jamaah usia taman kanak-kanak hingga mahasiswa dan usia kerja, yang digelar tiga hingga enam kali dalam sepekan. Musyawarah koordinasi antar TPA dan TPQ di tingkat PAC dilaksanakan sebulan sekali untuk mengevaluasi proses pembelajaran serta kesiapan sarana dan prasarana. “Forum ini menjadi sarana evaluasi bersama agar setiap kendala dalam pengajian bisa segera diatasi,” ujar salah satu pengurus PAC LDII Pemanggilan.
Selain di tingkat PAC, musyawarah juga dilaksanakan di tingkat TPA, TPQ, dan majelis taklim minimal dua kali setiap bulan. Musyawarah pertama digelar pada awal bulan dan diikuti penanggung jawab program, guru kegiatan belajar mengajar (KBM), pengurus remaja masjid, pakar pendidik, serta pengurus majelis taklim. Agenda utamanya adalah mengevaluasi pelaksanaan KBM selama bulan sebelumnya.
Musyawarah berikutnya dikenal sebagai Musyawarah Lima Unsur Pembina Generasi Penerus, yang melibatkan orang tua atau wali santri, penanggung jawab program, guru KBM, pakar pendidik, serta pengurus majelis taklim. Dalam forum ini, hasil pembelajaran bulan sebelumnya dilaporkan kepada orang tua sekaligus dibahas solusi atas berbagai permasalahan dan usulan dari wali santri.
Koordinator Wilayah Program Pembinaan Generasi Penerus LDII Pemanggilan, Sobiis, menilai intensitas pembinaan generasi muda LDII tidak terlepas dari sistem musyawarah yang berjalan berjenjang dan berkelanjutan. “Pembinaan generasi penerus memang terlihat intensif karena didukung musyawarah di berbagai tingkatan. Baik secara kuantitas maupun kualitas, terus kami tingkatkan,” ujarnya.
Oleh: Heri Pujiyanto (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
