TPA-TPQ LDII Pemanggilan Dibina Intensif, Rapor Santri Dibagikan

 

Lampung Selatan (14/1). Koordinator Wilayah Program Pembinaan Generasi Penerus (PPG) PAC LDII Pemanggilan untuk wilayah Serbajadi 2 atau wilayah Sejati, Sobiis, secara rutin melakukan monitoring dan pembinaan terhadap kegiatan TPA dan TPQ. Pembinaan dilakukan guna memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Keberhasilan pembinaan generasi penerus adalah kunci keberlangsungan ibadah bagi anak cucu kita,” ujar Sobiis. Menurutnya, pembinaan yang konsisten diharapkan mampu mencetak generasi LDII yang memiliki pemahaman keilmuan yang baik sekaligus mampu mengamalkan karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Sekretaris Korwil PPG Sejati M. Lutfi, menambahkan bahwa proses pembinaan generasi muda membutuhkan kerja keras dan kesabaran dari seluruh unsur pembina. “Yang dibina adalah anak-anak, sehingga prosesnya tidak bisa instan. Pembinaan itu tidak sekali jadi,” katanya.

Sementara itu, Majelis Taklim Nurul Hakim Serbajadi 2 RT 07 Pemanggilan turut melaksanakan pembagian rapor hasil belajar santri TPA dan TPQ pada Jumat (9/1) di Masjid Nurul Hakim. Pembagian rapor ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda Musyawarah Lima Unsur Pembina Generasi Penerus.

Penanggung jawab program TPA-TPQ Majelis Taklim Nurul Hakim, Bagus, menjelaskan bahwa pembagian rapor yang seharusnya dilakukan pada akhir Desember 2025 baru dapat dilaksanakan pada awal Januari 2026. “Karena padatnya agenda kegiatan, baru awal Januari ini rapor bisa dibagikan,” ujarnya.

Pembinaan tersebut meliputi koordinasi langsung dengan penanggung jawab program dan guru KBM di setiap TPA dan TPQ, musyawarah koordinasi pengurus TPA-TPQ yang digelar setiap bulan, serta pendampingan dalam Musyawarah Lima Unsur Pembina Generasi Penerus yang dilaksanakan secara bergilir di masing-masing TPA dan TPQ.

Rapor tersebut diberikan kepada santri dari jenjang PAUD hingga SMA. Selain sebagai evaluasi hasil belajar santri, rapor juga diharapkan menjadi bahan refleksi bersama bagi orang tua dan para guru dalam meningkatkan kualitas pembinaan ke depan.

Oleh: Heri Pujiyanto (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.