Ratusan Peserta Ikuti Edukasi Kesehatan Kewanitaan LDII Jambi Selatan

Jambi (15/1). Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Jambi Selatan menggelar seminar edukasi kewanitaan bertajuk “Flow with Fiqh: Edukasi Medis dan Syar’i tentang Cairan Kewanitaan” di Masjid Al-Barokah, Pasir Putih, Jambi Selatan, Sabtu (10/1). Kegiatan ini diikuti 217 peserta dari kalangan ibu-ibu dan pemudi, baik secara luring maupun daring.
Salah satu narasumber Tri Winda Hidayati, menjelaskan cara membedakan darah haid dan istihadhah secara praktis. “Jika darah keluar melewati kebiasaan haid atau lebih dari 15 hari, maka itu dikategorikan istihadhah. Secara medis, darah istihadhah biasanya lebih segar dan cepat membeku,” jelasnya.
Aswati menambahkan penjelasan mengenai nifas dan batas waktunya. Ia menyebutkan bahwa nifas memiliki batas maksimal 40 hari. “Pendarahan yang terjadi hingga tiga hari sebelum persalinan juga termasuk nifas, sehingga perempuan diperbolehkan meninggalkan salat dan puasa,” ujarnya.
Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan praktik langsung tata cara mandi wajib serta pembersihan pakaian yang terkena cairan tertentu. Narasumber lainnya, Eka Ulya Nadiroh, menyampaikan bahwa praktik ini penting agar ibadah dapat dilakukan dengan kondisi suci yang sempurna.
Salah satu peserta Alfi Magfiroh, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Seminar ini memberi ruang aman bagi perempuan untuk memahami persoalan kewanitaan dari sisi agama dan kesehatan secara bersamaan,” katanya.
Seminar tersebut membahas pemahaman cairan kewanitaan dari sudut pandang medis dan hukum Islam, meliputi siklus haid, istihadhah, nifas, serta tata cara bersuci (thaharah) yang benar. Kegiatan dikemas sebagai ruang edukatif dan konsultatif bagi perempuan dalam memahami kesehatan reproduksi dan pelaksanaan ibadah.
Melalui kegiatan ini, PC LDII Jambi Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat literasi keagamaan dan kesehatan perempuan guna menjaga kualitas ibadah sesuai tuntunan syariat dan pengetahuan medis.
Oleh: Sholeh (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
