Ribuan Warga PERSINAS ASAD Jambi Ikuti Latihan Bersama Hybrid

Jambi (16/1). Ribuan warga PERSINAS ASAD se-Provinsi Jambi mengikuti Latihan Bersama secara hybrid yang dipusatkan di Gedung Tri Sukses Boarding School, Jambi Selatan, Senin (8/12) malam. Kegiatan ini digelar oleh Pengprov PERSINAS ASAD Jambi dan diikuti secara luring maupun daring dari padepokan masing-masing.
Latihan bersama tersebut tidak hanya difokuskan pada penguatan teknik seni bela diri, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual. Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jambi, Wahyudi, menegaskan pentingnya konsistensi dalam berlatih. “Latihan seni bela diri adalah amanah organisasi. Selain melatih fisik, latihan ini membentuk disiplin dan ketahanan diri,” ujarnya.
Pemantapan juga disampaikan Dewan Pembina Daerah PERSINAS ASAD Jambi, Ngadiman, yang mengikuti kegiatan secara virtual dari Bahar Utara, Muaro Jambi. Ia mengingatkan agar latihan dilandasi niat yang lurus. “Kita berlatih bukan untuk kesombongan, tetapi sebagai ikhtiar menjaga kesehatan dan diniatkan ibadah, sehingga setiap usaha bernilai pahala,” katanya.
Usai sesi pembukaan, latihan fisik serentak dilaksanakan selama sekitar 45 menit di masing-masing padepokan yang dipimpin para pelatih setempat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembinaan mental spiritual oleh Dewan Penasihat DPW LDII Provinsi Jambi, Nur Hamid Hadi.
Dalam pembinaannya, Nur Hamid menekankan pentingnya keseimbangan antara kekuatan fisik dan spiritual. “Pesilat sejati bukan yang paling kuat tangannya, tetapi yang paling dekat hatinya kepada Tuhan. Mental yang tangguh lahir dari spiritual yang kokoh,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa seni bela diri merupakan sarana pembentukan karakter. “Silat adalah pendidikan hidup. Padepokan harus menjadi tempat membentuk akhlak, bukan sekadar mengasah jurus,” imbuhnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara LDII dan PERSINAS ASAD dalam pembinaan karakter anggota. Para peserta menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan berharap latihan bersama ini terus berlanjut sebagai upaya membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berakhlak.
Oleh: Sholeh (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
