Tekan Perceraian, LDII Pasir Putih Gelar Kelas Pra-Nikah

Jambi (15/1). Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Pasir Putih menggelar pengajian rutin kelas pra-nikah di Mushola Tawakkal, Pasir Putih, Jambi Selatan, Kamis (8/1). Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada generasi muda dalam membangun rumah tangga dan mencegah terjadinya perceraian.
Dalam pemaparannya, Sopiyan menegaskan bahwa perselingkuhan merupakan perbuatan yang merusak tatanan keluarga dan sangat dilarang dalam ajaran Islam. Ia mengingatkan bahwa perceraian tidak hanya berdampak pada pasangan, tetapi juga berpengaruh besar terhadap kondisi mental anak. “Dampak terbesar dari perceraian sering kali dirasakan oleh anak. Karena itu, calon pasangan perlu mempersiapkan diri sejak awal,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya selektif dalam memilih pasangan hidup. Menurutnya, kesamaan visi dan kecerdasan emosional menjadi kunci terbangunnya komunikasi yang sehat dalam rumah tangga. “Pernikahan adalah ibadah terpanjang. Kesiapan mental dan spiritual sangat menentukan keharmonisan keluarga,” katanya.
Menanggapi maraknya isu keretakan rumah tangga yang ramai di media sosial, Sopiyan turut membagikan tips menjaga keharmonisan pasangan serta mengingatkan agar pemuda mewaspadai berbagai godaan yang dapat mengganggu ketenteraman rumah tangga.
Salah satu peserta Tri Winda Hidayati, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai relevan dengan kondisi generasi muda saat ini. “Edukasi ini membuka sudut pandang baru dan membantu mengurangi kekhawatiran pemuda terhadap pernikahan dan perceraian,” ungkapnya.
Kelas pra-nikah tersebut diikuti 26 peserta dan menghadirkan Sopiyan Achrin Tirtana sebagai pemateri. Materi difokuskan pada pencegahan perselingkuhan serta dampak psikologis perceraian, khususnya terhadap anak.
Melalui kegiatan ini, PAC LDII Pasir Putih berharap kelas pra-nikah dapat menjadi sarana pembekalan bagi pemuda-pemudi dalam mempersiapkan diri membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Oleh: Sholeh (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
