LDII Bontang Perkuat Pembinaan Generus Usia Dini untuk Hadapi Pengaruh Negatif Zaman

Suasana Saat Ustadz Arlan Menyampaikan Materi. (FOTO : Lines)

Bontang (16/1) – DPD LDII Kota Bontang bersama Penggerak Pembina Generus (PPG) menggelar kegiatan pembinaan Generasi Penerus (Generus), khususnya usia dini, dengan mengusung tema “Menjaga Diri dari Kerusakan Akhir Zaman”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026, bertempat di Masjid Al-Kautsar, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang.

Kegiatan pembinaan ini insyaallah akan dilaksanakan di beberapa titik Pimpinan Cabang (PC) LDII yang ada di Kota Bontang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mewujudkan generasi yang berkarakter luhur, bermoral, serta memiliki nilai-nilai kebaikan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Terlebih lagi, kondisi keimanan di akhir zaman menjadi tantangan besar bagi umat, khususnya bagi anak-anak yang sejak dini telah dihadapkan pada berbagai pengaruh negatif akibat perkembangan zaman.

Salah satu pemateri, Ustadz Muhammad Arlan, menyampaikan bahwa menjaga diri di akhir zaman merupakan hal yang sangat penting. Menurutnya, meskipun dunia semakin modern dan maju, dari sisi akhlak, moral, dan perilaku justru banyak mengalami kemerosotan. “Kami berupaya membentengi anak-anak sejak usia dini, karena penanaman nilai dan pembinaan akan lebih mudah diterima pada usia tersebut, khususnya pelajar tingkat sekolah dasar. Mereka cenderung lebih mudah menerima dan menyerap pelajaran dengan baik,” ungkap Ustadz Arlan.

Suasana Pengajian (FOTO : Lines)

Dalam kegiatan ini, materi disampaikan dengan metode yang mudah dipahami dan bersifat positif, seperti tanya jawab, permainan edukatif, serta penayangan video simulasi. Salah satu materi yang disampaikan berkaitan dengan cara menjaga diri dari kerusakan akhir zaman, di antaranya dengan mengenali dampak negatif penggunaan gawai secara berlebihan dan tidak terkontrol.

Melalui kegiatan ini, Ustadz Arlan berharap Generus LDII dapat tumbuh menjadi generasi yang religius, memiliki semangat juang yang tinggi, berbakti kepada orang tua, serta menjadi anak-anak yang saleh dan salehah. Selain itu, anak-anak diharapkan memiliki bekal keimanan dan akhlak yang kuat sehingga mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan moral yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.