Sambut Libur Semester, Ponpes Tawakkal Jambi Gelar Kerja Bakti Lingkungan

Jambi (16/1). Menjelang libur semester, santri Pondok Pesantren Tawakkal dan pelajar Tri Sukses Boarding School Kota Jambi menggelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan pondok, Minggu (14/12). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi pondok tetap bersih dan nyaman sebelum ditinggalkan.
Koordinator kegiatan, Kevin Philips, mengatakan gotong royong tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan menjelang kepulangan santri. “Ini kegiatan bersih-bersih total sebelum santri pulang libur. Kami ingin pondok ditinggalkan dalam kondisi rapi dan terawat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi santri.
“Melalui gotong royong, santri belajar kerjasama, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan,” tambahnya.
Apresiasi terhadap kegiatan itu disampaikan Wakil Ketua DPW LDII Jambi Achiyar Rosidi. Ia menilai kerja bakti tersebut penting untuk membentuk kepedulian dan tanggung jawab santri. “Santri dilatih peduli lingkungan, baik saat di pondok maupun ketika kembali ke kampung halamannya,” katanya.
Ia menambahkan, pembiasaan gotong royong di lingkungan pendidikan merupakan langkah konkret dalam menanamkan nilai sosial sejak dini. “Gotong royong adalah budaya bangsa yang perlu terus dipraktikkan,” ujarnya.
Salah seorang santri kelas X, Fathir, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Pondok ini seperti rumah kedua kami, jadi sudah seharusnya dibersihkan sebelum pulang,” katanya.
Puluhan santri dan pelajar terlibat dalam kerja bakti yang dipusatkan di lingkungan yayasan di Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan. Area yang dibersihkan meliputi asrama, ruang kelas, masjid, lorong, jalan, hingga taman di sekitar pondok. Dengan selesainya kegiatan gotong royong, lingkungan Pondok Pesantren Tawakkal Jambi siap ditinggalkan dalam kondisi bersih selama masa libur. Santri diharapkan membawa nilai kepedulian lingkungan tersebut ke tengah masyarakat saat kembali ke daerah masing-masing.
Oleh: Sholeh (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
