LDII Jambi Gelar Rakorwil, Perkuat Program dan Sinergi SDM Profesional Religius

Jambi (20/1). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jambi menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) selama dua hari, 26–27 Desember 2025, di kompleks Yayasan Tawakkal, Jalan Serindit II, Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan.

“Rakorwil ini menjadi sarana penting untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antar pengurus, agar program LDII dari tingkat pusat hingga daerah dapat berjalan berkesinambungan,” ujar Wakil Ketua DPD LDII Merangin, Dwi Mulyanto, mewakili Ketua DPD setempat.

Secara teknis, Rakorwil diisi dengan pemaparan laporan tahunan dari masing-masing DPD yang memuat capaian program, evaluasi, serta kendala yang dihadapi di lapangan. Laporan tersebut menjadi bahan diskusi bersama guna meningkatkan efektivitas kerja organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, DPD LDII Merangin menyerahkan laporan tahunan 2025 kepada Wakil Ketua DPW LDII Jambi, Yunan Surono. “Alhamdulillah laporan telah kami serahkan langsung ke DPW. Program yang telah dicanangkan akan kami perkuat dan tindaklanjuti secara maksimal di daerah,” ujar Sekretaris DPD LDII Merangin, Sobani.

Rakorwil mengusung tema “Penguatan Program Kerja dan Sinergi Mewujudkan SDM Profesional Religius” dan dihadiri jajaran pengurus DPW LDII Jambi serta seluruh perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Kegiatan ini menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus penyusunan langkah strategis untuk memastikan program organisasi berjalan selaras, tertib, dan berdampak nyata bagi masyarakat.Rakorwil juga menegaskan penguatan kontribusi LDII melalui delapan klaster pengabdian masyarakat, yakni Kebangsaan, Dakwah, Pendidikan, Ekonomi Syariah, Kesehatan Herbal, Ketahanan Pangan dan Lingkungan, Teknologi Digital, serta Energi Baru Terbarukan.

Melalui Rakorwil ini, LDII Jambi berharap sinergi antarstruktur organisasi semakin kokoh sehingga mampu berperan aktif membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berdaya saing.

Oleh: Sholeh (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.