Tausiyah Subuh Rakorwil LDII Jambi: Ngadiman Ingatkan Hakikat Hidup dan Bekal Akhirat

Jambi (20/1). Di sela padatnya agenda Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LDII Provinsi Jambi, ratusan peserta mengawali hari dengan mengisi “bahan bakar” rohani melalui tausiyah yang disampaikan Dewan Penasihat DPW LDII Jambi, Ngadiman, di Masjid Tawakkal, Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, Sabtu dini hari.
Ngadiman mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur serta menyadari bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. “Kehidupan dunia tidak ada yang kekal. Kehidupan yang abadi adalah di surga. Hakikat manusia di dunia ini adalah menetapi tobat dan meneruskan tobatnya Nabi Adam AS,” ujarnya di hadapan peserta Rakorwil yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan kader LDII se-Provinsi Jambi.
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan waktu sehat untuk memperbanyak ibadah dan amal kebaikan, karena tidak ada satu pun manusia yang mengetahui batas hidupnya. “Tidak ada jaminan kita hidup panjang. Siapa yang menjamin lima hari ke depan kita masih ada? Kita pun tidak tahu di mana akan mati. Karena itu berbekallah untuk persiapan akhirat,” pesannya.
Tausiyah tersebut terasa relevan bagi para peserta Rakorwil yang sebagian besar merupakan pengurus organisasi dengan kesibukan profesi masing-masing. Ngadiman menyampaikan apresiasi atas kesungguhan mereka dalam menghadiri kegiatan. “Semua pengurus pasti sibuk, tapi mereka mempersungguh diri untuk hadir. Itu adalah perjuangan,” katanya.
Sebagai contoh, ia menyoroti dedikasi peserta dari Kabupaten Kerinci yang telah berangkat sejak Kamis malam demi mengikuti Rakorwil. “Ada yang harus menyemprot kubis, merawat kentang, dan pekerjaan lainnya. Namun mereka meninggalkan aktivitasnya untuk memajukan organisasi. Ini bentuk pengorbanan yang luar biasa,” jelasnya.
Salah satu peserta, Aziz (30) dari Sungai Penuh, mengaku tausiyah subuh itu menjadi penyegar spiritual di tengah lelah perjalanan dan materi rapat yang padat. “Kami datang untuk urusan organisasi, tapi juga diingatkan tujuan hidup yang sesungguhnya. Ini membuat kami lebih semangat berkontribusi,” tuturnya.
Siraman rohani tersebut menjadi penguat bahwa Rakorwil LDII Jambi tidak hanya berfokus pada program kerja, tetapi juga menanamkan fondasi spiritual bagi para kader. Momentum subuh di Masjid Tawakkal pun menjadi pengingat bahwa setiap langkah organisasi harus berpijak pada nilai ketakwaan dan pengabdian bagi umat, masyarakat, dan bangsa.
Oleh: Sholeh (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
