Tulang Bawang (20/1). LDII Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya dalam memperkuat moderasi beragama dengan berpartisipasi aktif pada kegiatan Penguatan PAKEM (Pendidikan Agama Kristen dan Pendidikan Agama Kristen) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang digelar di Tulang Bawang, Minggu (29/10).
Kegiatan sarasehan tersebut dibuka oleh Bupati Tulang Bawang dan diisi pemaparan dari Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, H.A. Jalaludin. Para narasumber menekankan pentingnya penguatan Empat Pilar Moderasi Beragama, yakni komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi lokal, sebagai fondasi menjaga persatuan.
Dalam forum lintas tokoh agama tersebut, LDII menyatakan bahwa moderasi beragama harus diwujudkan dalam praktik nyata kehidupan bermasyarakat. LDII memandang sikap toleran, cinta tanah air, serta penolakan terhadap ekstremisme sebagai bagian dari ajaran Islam yang menebarkan kedamaian.
Perwakilan LDII Tulang Bawang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan menilai forum FKUB sebagai sarana strategis menjaga keharmonisan daerah.
“Tulang Bawang selama ini dikenal harmonis. LDII berkomitmen terus berperan aktif menjaga kondisi tersebut melalui dakwah yang menyejukkan dan membangun,” ujarnya.
Sarasehan ini dihadiri berbagai unsur lintas agama dan organisasi kemasyarakatan, antara lain NU, Muhammadiyah, LDII, tokoh adat Megow Pak Tulang Bawang, serta kalangan akademisi.