Siapkan Keluarga Harmonis, LDII Palu Gelar Seminar Parenting dan Pra Nikah

 

Palu (21/1). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Palu menggelar dua seminar bertema Parenting Skill dan Pra Nikah sebagai upaya membekali orang tua serta generasi muda dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari kalangan orang tua dan remaja LDII.

Seminar Parenting Skill mengusung tema “Peran Orang Tua dalam Menanamkan 29 Karakter Luhur Anak” dan dilaksanakan di Gedung Pogombo pada Sabtu (25/10). Sementara itu, seminar Pra Nikah bertema “Menikah Siapa Takut?” digelar di Aula SMKN 3 Palu pada Minggu (26/10).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi seputar pendidikan karakter anak, persiapan mental sebelum menikah, komunikasi dalam rumah tangga, hingga pola asuh yang selaras dengan nilai-nilai Islam.

Ketua DPD LDII Kota Palu Ilyas Pasaribu mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter bagi orang tua dan generasi muda agar mampu menjalani kehidupan berumah tangga dengan tanggung jawab dan landasan agama yang kuat.

“Pernikahan bukan hanya tentang cinta, tetapi juga tentang kesiapan mental, spiritual, dan kemampuan mengasuh anak dengan bijak. Melalui seminar ini, kami ingin memberikan bekal bagi orang tua dan calon pasangan agar dapat membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya.

LDII Palu menghadirkan pemateri fasilitator parenting dan pra nikah, Rio Azadi, serta psikolog Sovia Sahid. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang telah berpengalaman menjadi pembicara di berbagai kota di Indonesia. Dalam sesi tersebut, peserta diajak mengikuti diskusi interaktif dan simulasi yang membahas tantangan keluarga modern, termasuk pengaruh media sosial terhadap hubungan suami istri dan pola pengasuhan anak.

“Materi ini sangat dibutuhkan oleh orang tua, karena tantangan generasi Z sangat luas. Harapan dan ekspektasi sudah berubah, maka cara mendidiknya pun harus ikut berubah,” ujar Rio Azadi.

Sementara itu, Sovia Sahid menyoroti pentingnya pembekalan pra nikah bagi generasi muda yang kerap diliputi kekhawatiran terhadap pernikahan akibat standar yang terbentuk dari media sosial.

“Tidak ada pernikahan yang sempurna, tetapi kita berusaha yang terbaik agar pernikahan ini sesuai dengan nilai-nilai Islam dan bisa memberikan kebahagiaan,” tuturnya.

Para peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari seminar tersebut. Salah seorang peserta, Hamid, berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.

“Harapannya bisa dilaksanakan setahun dua kali, karena materi seperti ini sangat dibutuhkan bagi generasi muda. Kegiatan ini menjawab keresahan anak-anak muda yang takut menikah,” katanya.

Melalui kegiatan ini, LDII Kota Palu berharap lahir generasi muda yang siap menikah secara lahir dan batin, mampu menjadi orang tua yang cerdas, serta berakhlak mulia dengan mengamalkan 29 karakter luhur sesuai tuntunan syariat Islam.

 

 

 

 

Oleh: LDII Sulteng (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.