Danrem Ajak Kolaborasi Bangun Kampar, LDII Tunjukkan Dukungan

Bangkinang (22/1). Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima, Brigjen TNI Jarot Suprihanto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi membangun Kabupaten Kampar, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia (SDM). Ajakan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja perdananya ke Makodim 0313/Wira Bima, Rabu (29/10).
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Jarot Suprihanto menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, tokoh agama, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami berharap kerja sama dari seluruh tokoh agama dan perusahaan yang ada di Kampar untuk bersama-sama membangun daerah, terutama dalam penguatan SDM. Kekuatan bangsa terletak pada persatuan dan kualitas manusianya,” ujar Danrem.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dunia usaha, di antaranya Kanca BRI Bangkinang, Sinar Mas Group, serta Bos Muda Kampar, yang menunjukkan dukungan sektor industri terhadap pembangunan daerah. Hadir pula tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan Islam, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kampar yang diwakili Sekretaris Umum Mahendra Siswanto, Ketua NU Kampar Sudarmaji, serta Muhammadiyah Kampar yang diwakili Wakil Ketua Abdul Ro’uf.
Sebagai wujud dukungan terhadap semangat kolaborasi, Ketua DPD LDII Kabupaten Kampar, Mispar, menyerahkan cenderamata dan buku pedoman ibadah LDII secara simbolis kepada perwakilan MUI, NU, dan Muhammadiyah. Penyerahan tersebut menjadi simbol komitmen LDII dalam memperkuat ukhuwah dan kerja sama lintas ormas demi kemajuan daerah.
“LDII siap berkontribusi dan berkolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan Kampar, khususnya dalam pembinaan SDM yang berkarakter,” ujar Mispar di sela kegiatan.
Kunjungan kerja tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan internal jajaran TNI, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum silaturahim dengan tokoh agama dan pelaku usaha di Kampar. Acara berlangsung di Ruang Data Makodim 0313/Wira Bima dan dihadiri berbagai unsur lintas sektor.
Kunjungan kerja Danrem ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya program-program kolaboratif yang berkelanjutan antara TNI, tokoh agama, dunia usaha, dan masyarakat, guna mewujudkan Kampar yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Oleh: rahman (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
