Hari Santri di Lembaga Pendidikan Budi Luhur, Teladani Perjuangan Ulama melalui Pendidikan Karakter

Lamongan (21/1). Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, Lembaga Pendidikan Budi Luhur menyelenggarakan upacara peringatan Hari Santri Nasional secara khidmat, pada Rabu (22/10).
Upacara yang digelar di halaman sekolah tersebut dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf. Para peserta mengenakan busana khas santri seperti sarung, peci, dan gamis putih sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan nilai-nilai kesantrian.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Hari Santri dan pembacaan ikrar santri yang membangkitkan semangat kebangsaan dan nasionalisme.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Budi Luhur Sucipto menegaskan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum penting untuk meneladani perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga kemerdekaan serta membangun bangsa melalui jalur pendidikan.
“Santri adalah penjaga nilai, pelopor perubahan, dan pewaris semangat ulama. Melalui pendidikan karakter, kita mengawal kemerdekaan dan menyiapkan generasi menuju peradaban dunia,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya program unggulan Yayasan Budi Luhur, yakni penerapan 29 Karakter Luhur sebagai fondasi pembentukan akhlak dan kepribadian peserta didik sejak dini.
Usai upacara, seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan makan tumpeng bersama sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Tradisi tersebut menjadi wujud penguatan nilai-nilai santri seperti kesederhanaan, kebersamaan, dan saling menghormati.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional ini, Lembaga Pendidikan Budi Luhur berharap semangat perjuangan santri terus terinternalisasi dalam kehidupan peserta didik, tidak hanya sebagai warisan sejarah, tetapi juga sebagai penggerak pendidikan, akhlak, dan kontribusi nyata bagi masa depan bangsa.
Oleh: Istiyan Zuhri (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
