Pemuda LDII Bekali Siswa DKV SMK Budi Utomo Kertosono Wawasan Industri Kreatif dan Peluang Wirausaha

Kediri (22/1). Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri, Yuda Langgeng, yang juga founder Profdesain, berkesempatan menjadi guru tamu di SMK Budi Utomo Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (13/12). Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan wawasan tentang ekosistem industri kreatif, tren desain terkini, serta peluang karier dan wirausaha di bidang desain dan media.

Kepala SMK Budi Utomo Kertosono, Didik Suprapto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program guru tamu merupakan agenda rutin sekolah sebagai upaya menjembatani dunia pendidikan dengan dunia industri dan kewirausahaan.

“Program ini bertujuan memperluas wawasan siswa terhadap dunia kerja dan usaha. Kami berharap siswa DKV dapat menyerap ilmu dan pengalaman langsung dari praktisi yang sudah terjun di industri kreatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan usaha digital saat ini membuka peluang besar bagi generasi muda, bahkan dapat dijalankan dari rumah melalui sistem remote working.

“Lewat kegiatan ini, kami berharap siswa memiliki gambaran masa depan yang lebih jelas di sektor industri kreatif,” tambahnya.

Pada sesi pertama, Yuda Langgeng memaparkan pesatnya perkembangan industri desain dan media seiring meningkatnya kebutuhan konten visual di era digital.

“Industri desain dan media saat ini sedang berada pada puncak pertumbuhan. Setiap hari brand, UMKM, hingga perusahaan membutuhkan konten visual. Karena itu, desainer harus adaptif dan terus belajar,” jelasnya.

Menurut Yuda, peran desainer kini tidak lagi sekadar membuat gambar, melainkan menjadi problem solver yang mampu membangun citra dan menyampaikan pesan sebuah brand.

“Desain itu seperti bahasa. Kalian sedang belajar bahasa paling penting di era digital, yaitu bahasa visual. Siapa yang menguasainya, dialah yang akan menguasai masa depan,” tegasnya.

Pada sesi berikutnya, Yuda menyinggung peran artificial intelligence (AI) dalam industri kreatif. Ia menegaskan bahwa AI bukan ancaman bagi kreativitas manusia.

“AI hanyalah alat. AI tidak punya rasa, selera, dan intuisi estetika. Justru kreativitas manusialah yang menentukan arah karya. Kolaborasi manusia dan teknologi akan menghasilkan karya yang lebih cepat dan berkualitas,” ujarnya.

Terkait peluang usaha, Yuda menjelaskan bahwa lulusan DKV memiliki prospek luas, baik melalui jalur karier maupun kewirausahaan.

“Peluangnya sangat terbuka, mulai dari graphic designer, illustrator, UI/UX designer, hingga membuka jasa desain, branding, pengelolaan media sosial, atau mendirikan studio desain skala kecil,” terangnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dunia usaha memiliki tantangan, seperti keterbatasan modal, persaingan, dan perubahan tren pasar. Namun, keberanian memulai dan ketekunan menjadi kunci utama kesuksesan.

“Yang berhasil bukan selalu yang paling berbakat, tetapi mereka yang berani memulai dan tidak menyerah meski sudah jatuh berkali-kali,” pungkas Yuda.

Workshop bertajuk “Next Gen Creator Talk: Tren Desain & Peluang Usaha di Industri Kreatif” tersebut diikuti seluruh siswa kelas XI Desain Komunikasi Visual (DKV). Kegiatan dikemas dalam bentuk seminar inspiratif, pemaparan materi, sesi tanya jawab interaktif, hingga mini praktik desain grafis.

Melalui kegiatan ini, siswa DKV SMK Budi Utomo Kertosono diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kreativitas, memahami peluang industri kreatif, serta memiliki kesiapan menghadapi dunia kerja dan wirausaha di masa depan.

Oleh: Yuda Langgeng (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.