Sinergi LDII–Muhammadiyah Jember Perkuat Kerukunan dan Solusi Keumatan

Jember (21/1). Kedekatan antara Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember, Djoko Purwanto, dengan Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi, terbangun melalui interaksi yang intensif dan berorientasi pada penyelesaian persoalan keumatan di tingkat lokal.
Djoko Purwanto mengakui adanya interaksi yang berlangsung secara rutin dengan Malik, tidak terbatas pada forum formal organisasi, tetapi juga melalui komunikasi dan pertemuan yang membahas berbagai persoalan sosial dan keagamaan di Kabupaten Jember. Intensitas komunikasi tersebut melahirkan kerja sama yang solid dalam menghadapi beragam tantangan umat.
Kolaborasi antara kedua tokoh lintas organisasi ini mencerminkan semangat ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan kebangsaan di tingkat daerah. LDII dan Muhammadiyah sepakat untuk bergandengan tangan demi menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan masyarakat Jember yang harmonis.
Kontribusi Malik dalam menjaga kerukunan lintas agama di Kabupaten Jember juga dinilai sangat menonjol. Sebagai Ketua DPD LDII Jember, ia berperan aktif dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jember. Di bawah kepemimpinannya, LDII Jember tidak hanya berpartisipasi, tetapi turut menjadi penggerak dalam memperkuat sinergi lintas agama.
LDII Jember secara konsisten terlibat langsung dalam berbagai kegiatan FKUB. Bahkan, beberapa kali LDII Jember menjadi tuan rumah kegiatan konsolidasi FKUB sebagai bentuk kontribusi nyata dalam penguatan toleransi dan persatuan umat beragama di Jember.
Selain itu, Malik juga menginisiasi berbagai kegiatan sosial lintas agama bersama FKUB. Salah satunya melalui program kerja bakti dan bakti sosial seperti “Kerja Bersama Bakti Untuk Negeri”, yang melibatkan tokoh dan umat dari berbagai agama, mulai Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, hingga aliran kepercayaan. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata bahwa kerukunan tidak hanya dibangun melalui dialog, tetapi juga melalui gotong royong dan aksi bersama.
Dalam upaya memperkuat wawasan kebangsaan, Malik mendorong generasi muda LDII untuk aktif dalam kegiatan lintas agama, di antaranya melalui Kemah Kebangsaan Pemuda Lintas Agama yang digagas Forum Silaturahmi Lintas Agama dan Elemen Masyarakat (SILA EMAS) Jember. Langkah ini bertujuan menanamkan nilai-nilai Pancasila, persatuan, dan toleransi sejak dini.
Malik juga kerap mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas daerah, khususnya saat muncul isu-isu sensitif di masyarakat. Ia menegaskan, “Kita butuh keamanan dan kedamaian. Kalau enggak aman dan enggak damai, ibadah enggak lancar,” seraya mengajak para tokoh agama untuk terus bergandengan tangan agar umat tidak mudah terprovokasi.
Melalui peran aktif tersebut, LDII Jember di bawah kepemimpinan Malik dinilai berhasil menjadi mitra strategis pemerintah daerah serta aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Jember. Dialog kebangsaan yang terjalin antara LDII, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama ini menunjukkan komitmen bersama dalam merawat persatuan, menjaga keutuhan NKRI, serta berkolaborasi membangun umat dan bangsa.
Oleh: H.Bisri 27.03 (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
