Mempererat Ukhuwah, LDII Sulteng Silaturahmi ke PB Alkhairaat untuk Perkuat Nasionalisme

Palu (23/1). Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Pengurus Besar (PB) Alkhairaat di Kota Palu. Rombongan LDII diterima langsung Ketua Umum PB Alkhairaat, S. Mohsen Aliydrus, di ruang kerjanya di Jalan Sis Al-Jufri, Palu.
Silaturahmi ini juga sekaligus mendampingi Ahmad Ali MD, dosen Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, yang tengah menyusun buku berjudul “Kupas Tuntas Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Masyarakat.” Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali menggali pandangan Ketua Umum PB Alkhairaat mengenai nasionalisme dalam perspektif Islam.
“Secara aksiologis, seluruh ormas Islam memiliki orientasi transendental yang sama, yakni pengabdian kepada Allah SWT. Perbedaan metode dakwah seharusnya menjadi kekayaan umat, bukan sumber perpecahan,” ujar S. Mohsen Aliydrus.
Ia menilai LDII memiliki peran strategis dalam dakwah yang bersifat inklusif. “LDII memiliki visi yang sejalan dalam memajukan umat, terutama dalam menjangkau lapisan masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh organisasi lain,” tambahnya.
Diskusi juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi muda. LDII dan Alkhairaat sepakat bahwa lembaga pendidikan di bawah naungan masing-masing ormas harus menjadi garda terdepan dalam mencetak kader bangsa yang religius, profesional, dan berkomitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Integrasi nilai keagamaan dan semangat kebangsaan sangat penting agar generasi muda tumbuh sebagai insan berakhlak sekaligus cinta tanah air,” ungkap salah satu peserta diskusi.
Silaturahmi ini bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah antarorganisasi kemasyarakatan Islam sekaligus menyelaraskan langkah pembinaan umat di Sulawesi Tengah, khususnya dalam penguatan nilai kebangsaan dan nasionalisme.
Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua DPW LDII Sulawesi Tengah Imam Sutarto dan Chairil Anwar Syam, serta Sekretaris Pendidikan Alkhairaat Habib Hadi Rumi dan Subhan Lasawedi. Turut hadir pula Dwi Pramono dari Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII.
Sebagai penutup, pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dalam berbagai program sosial, pendidikan, dan keagamaan. DPW LDII Sulawesi Tengah dan PB Alkhairaat bertekad menjadi teladan dalam menumbuhkan toleransi, gotong royong, serta persatuan umat di bawah payung nasionalisme yang kokoh.
Oleh: Ramadhan – S27HAN – palu – 01.13 (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
