Pengajian PAC LDII Guntung Tekankan Pentingnya Pengelolaan Keuangan Sejak Dini

Bontang (23/1) – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Guntung menggelar pengajian khusus berupa sesi nasihat dengan tema “Mengatur Keuangan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum’at, 23 Januari 2026, bertempat di Masjid Ar Rahmat, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang.
Pengajian tersebut menghadirkan Penasihat Agama PAC LDII Guntung, Ustadz Indra Sunandar, yang memberikan arahan kepada para generasi muda (generus) agar memiliki perencanaan keuangan yang baik sejak usia muda.
Dalam nasihatnya, Indara Sunandar menekankan pentingnya kebiasaan hidup hemat dan disiplin dalam mengelola penghasilan. “Ketika masih muda dan sudah memiliki penghasilan, sebaiknya dibagi dua. Separuh untuk kebutuhan makan dan hidup, separuhnya lagi disimpan. Jika tabungan sudah mencukupi, bisa digunakan untuk membeli tanah atau modal produktif seperti bibit pertanian,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar generus LDII menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing, dengan terus meningkatkan kapasitas diri. Hal ini dapat dilakukan melalui pemanfaatan media sosial dan internet secara positif, seperti mencari informasi di website, situs lowongan pekerjaan, mempelajari cara menulis CV yang baik, hingga mempersiapkan diri menghadapi wawancara kerja.

Selain itu, generus dianjurkan untuk mengikuti berbagai pelatihan dan keterampilan yang memiliki sertifikat, belajar langsung dari orang-orang yang telah berhasil, serta mempersiapkan diri dalam kehidupan berumah tangga, khususnya bagi generus putri.
Sebagai landasan karakter, Indra Sunandar juga mengingatkan pentingnya menerapkan 29 Karakter Luhur LDII dalam kehidupan sehari-hari agar generus tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan tanggung jawab sosial.
Melalui pengajian ini, PAC LDII Guntung berharap para generasi muda dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan, kemandirian, dan persiapan masa depan yang seimbang antara dunia dan akhirat.
