Pererat Ukhuwah, LDII dan Muhammadiyah Sulteng Sepakat Fokus pada Fastabiqul Khoirot

Palu (23/1). Dalam upaya memperkuat silaturahim dan ukhuwah Islamiyah, Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Selasa (20/1).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Amin Parakkasi menyampaikan bahwa LDII dan Muhammadiyah sejatinya memiliki tujuan perjuangan yang sama, yakni mengajak umat Islam untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. “Pada dasarnya kita berada pada satu garis perjuangan. Tujuan kita sama, yaitu mengajak umat untuk fastabiqul khoirot, berlomba-lomba dalam kebaikan,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa tantangan dakwah di tengah masyarakat semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sinergi antarlembaga Islam agar umat tidak terjebak pada persoalan yang bersifat sekunder. “Dalam praktik dakwah, tantangannya tidak sedikit. Karena itu, kita perlu saling menguatkan agar fokus pada hal-hal yang membawa kemaslahatan umat,” tambahnya.
Salah satu poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah perbedaan amaliyah ibadah yang bersifat furu’iyah. PW Muhammadiyah menegaskan agar perbedaan tersebut tidak menjadi sumber perpecahan di tengah umat Islam. “Jangan sampai perbedaan amaliyah dalam ibadah menjadikan kita terpecah dan saling bermusuhan. Fokus kita harus pada persatuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Amin Parakkasi.
Rombongan DPW LDII Sulteng dipimpin langsung Ketua Zulkifli Lasamai didampingi Wakil Ketua Imam Sutarto dan Chairil Anwar Syam, serta jajaran pengurus lainnya. Turut hadir Dwi Pramono, dari Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua PW Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Muh. Amin Parakkasi bersama jajaran pengurus PW Muhammadiyah Sulteng.Melalui silaturahim ini, LDII dan Muhammadiyah Sulteng sepakat untuk terus menjalin komunikasi yang harmonis dan konstruktif. Kedua organisasi juga berkomitmen mengarahkan energi umat pada penguatan pendidikan, pembangunan peradaban, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, rombongan LDII juga mendampingi Ahmad Ali MD, dosen pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, yang tengah menyusun buku berjudul “Kupas Tuntas Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Masyarakat.” Ia menggali pandangan Muhammadiyah terkait dakwah dan nasionalisme di Indonesia.
Sebagai penutup pertemuan, Ahmad Ali menyerahkan buku karyanya berjudul “Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII” kepada jajaran pimpinan PW Muhammadiyah Sulawesi Tengah sebagai cenderamata dan simbol penguatan literasi serta ukhuwah antarlembaga Islam.
Oleh: Ramadhan – S27HAN – palu – 01.13 (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
