Perkuat Kemandirian Generus Menuju Pernikahan, LDII Nabire Gelar Pengajian Pengurus

Papua Tengah (23/1). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire menggelar pengajian pengurus yang difokuskan pada pembinaan dan persiapan Generasi Penerus (Generus) menuju jenjang pernikahan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Ganjar Waluyo, Kelurahan Karang Mulia, Sabtu (10/1).

Materi pertama disampaikan Kholid Azizi yang mengulas hadis tentang tanggung jawab kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa setiap individu pada hakikatnya adalah pemimpin. “Setiap manusia adalah pemimpin, minimal bagi dirinya sendiri, dan kelak akan dimintai pertanggungjawaban atas amanah tersebut di hadapan Allah SWT,” ujarnya.

Pemateri kedua, Hendik Efendi, menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi bagi Generus yang telah memasuki usia siap menikah. Menurutnya, pernikahan sebagai sunnah Rasulullah SAW perlu dipersiapkan secara matang, khususnya dari aspek ikhtiar dan tanggung jawab finansial. “Generus usia mandiri harus memiliki pekerjaan dan mental pantang menyerah. Kemandirian ekonomi menjadi salah satu kunci kesiapan menuju pernikahan,” tegasnya.

Ia juga memaparkan beberapa prinsip penguatan ekonomi, antara lain mensyukuri pekerjaan dan penghasilan apa pun bentuknya, menerapkan prinsip mujhid muzhid—bekerja keras, bersemangat, serta hidup hemat—serta membiasakan pengelolaan keuangan yang baik.

Sementara itu, Ketua DPW LDII dalam materinya menyampaikan pentingnya wawasan organisasi bagi para pengurus. Ia menekankan agar setiap pengurus memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing sehingga mampu menjalankan amanah organisasi secara optimal dan profesional.

Pengajian ditutup dengan nasihat agama dari Dewan Penasihat LDII Nabire, KH Ganjar Waluyo. Ia menguatkan seluruh materi yang telah disampaikan serta mendorong para pengurus dan Generus untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan kesiapan lahir batin. “Persiapan menuju pernikahan bukan hanya soal materi, tetapi juga kesiapan mental, spiritual, dan tanggung jawab,” pesannya.

Melalui pengajian ini, LDII Nabire berharap Generus mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak, dan siap membangun keluarga sakinah, sekaligus berkontribusi positif bagi masyarakat dan organisasi.

Oleh: Afid Mukmin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.