Tingkatkan Kompetensi Khotib, LDII Nabire Ikuti Diklat Dakwah Daring

Papua Tengah (23/1). Dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah dan kompetensi khotib, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire mengikuti Diklat Dakwah Peningkatan Kualitas Khotib yang digelar secara daring oleh Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) serta Majelis Taujih wal Irsyad DPP LDII.
Ketua Departemen PKD DPP LDII, Aceng Karimullah, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas khotib sebagai tokoh sentral dalam ibadah salat Jumat. “Hari Jumat memiliki keutamaan tersendiri. Pada hari itu, tokoh sentralnya adalah khotib. Melalui diklat ini, kami berharap lahir khotib yang mampu memberikan pencerahan dan menenangkan hati warga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, materi diklat dirancang agar khotbah tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga menyentuh praktik kehidupan sehari-hari. “Harapannya, setelah salat Jumat, ketauhidan warga semakin kuat, akhlaknya semakin baik, dan pemahaman hukumnya semakin mendalam,” tambahnya.
Senada dengan itu, Pengurus Majelis Taujih wal Irsyad DPP LDII, Hafiludin menyampaikan bahwa tujuan utama diklat ini adalah meningkatkan kualitas khotib agar warga dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk. “Dalam diklat ini dikaji berbagai tema dan judul khotbah yang kontekstual, sehingga bisa disesuaikan dengan waktu dan kondisi. Misalnya, pada bulan Ramadan, khotbah difokuskan pada keutamaan dan amalan Ramadan,” jelasnya.
Hafiludin juga menegaskan bahwa LDII telah memiliki pedoman ibadah, termasuk pelaksanaan salat Jumat. “Dalam hal khotbah Jumat, LDII mengikuti mazhab Imam Maliki, di mana khotbah menggunakan bahasa Arab merupakan syarat sah salat Jumat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Nabire, Pawiro, menginstruksikan seluruh khotib masjid di bawah naungan LDII Nabire untuk mengikuti diklat tersebut secara daring. Masjid-masjid tersebut antara lain Masjid Miftahul Jannah, Ar-Rofiq, Al-Muttaqin, Baitul Izza, Al-Mansurin, dan Al-Ikhlas.
Diklat yang berlangsung selama enam hari, sejak 13 hingga 18 Januari 2026, dipusatkan di Grand Ballroom Minhajurroysidin, Jakarta Timur, dan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk para khotib LDII Nabire.
Melalui keikutsertaan dalam diklat ini, LDII Nabire berharap para khotib mampu menyampaikan khotbah yang menyejukkan, mencerahkan, serta relevan dengan kebutuhan umat, sekaligus memperkuat kualitas ibadah dan kehidupan keagamaan masyarakat.
Oleh: Afid Mukmin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
