Antisipasi, Soliditas, dan Regenerasi Jadi Pesan Utama Ketua DPW LDII Lampung

Bandar Lampung (30/1). Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, M. Aditya, menegaskan pentingnya kemampuan berpikir antisipatif, soliditas pengurus, serta regenerasi organisasi dalam menghadapi dinamika dan tantangan organisasi ke depan. Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan pada Rapat Konsolidasi Pengurus DPD LDII Kota Bandar Lampung, Selasa malam (27/1), di Aula Kantor DPW LDII Lampung, Labuhan Dalam, Tanjung Senang.

Dalam arahannya, Aditya menekankan bahwa organisasi tidak cukup bersikap reaktif terhadap persoalan, tetapi harus mampu membaca situasi dan menyiapkan langkah antisipasi sejak dini agar roda organisasi tetap berjalan stabil dan berkelanjutan. “Penting bagi LDII untuk memiliki kemampuan antisipatif dalam menangani setiap masalah yang menghalangi jalannya roda organisasi, bukan bersikap reaktif,” tegasnya.

Ia menambahkan, setiap organisasi pasti menghadapi tantangan dengan karakteristik berbeda, sehingga kunci utama dalam menghadapinya adalah menjaga kesolidan dan kekompakan pengurus. Menurutnya, kepentingan pribadi tidak boleh mengalahkan kepentingan bersama karena kerukunan merupakan fondasi stabilitas organisasi. “Kami berharap kepengurusan dapat menjaga LDII dengan semangat, tata kelola yang baik, serta mengedepankan koordinasi dan kolaborasi dengan para stakeholder di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, Aditya juga menyoroti pentingnya regenerasi organisasi yang terencana dan berkesinambungan. Regenerasi yang baik, kata dia, akan memastikan program kerja yang telah dicanangkan tidak terhenti, tetapi terus berlanjut dan memberi manfaat jangka panjang bagi umat dan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, M. Miftah Falah, mengajak seluruh pengurus untuk terus menjaga soliditas dan semangat kebersamaan dalam menjalankan organisasi. “Menjalankan aksi nyata program organisasi dan mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan merupakan kunci agar organisasi tetap berjalan harmonis,” tutur Falah.

Ia menegaskan, kekompakan pengurus merupakan modal utama dalam mewujudkan program pembinaan yang berdampak luas. Falah juga mengingatkan pentingnya amal saleh sosial melalui organisasi, yang menurutnya memiliki nilai pahala jariyah. “Jika ibadah sunnah pahalanya untuk diri sendiri, maka amal saleh sosial melalui organisasi dapat menjadi pahala jariyah karena membantu umat memahami agama dan beribadah dengan nyaman,” pungkasnya.

Melalui rapat konsolidasi ini, diharapkan seluruh pengurus DPD LDII Kota Bandar Lampung semakin solid, memiliki visi yang sejalan, serta mampu memperkuat sinergi internal dan eksternal demi keberlanjutan pembinaan keagamaan dan kemasyarakatan.

 

Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.