Camat Tanah Abang Bersedia Sinergikan Program Kerja Kecamatan dengan LDII Jakarta

Jakarta Pusat (29/1). Pengurus Harian Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Tanah Abang kembali berkesempatan menjalin silaturahim dengan Camat Tanah Abang yang baru, Dwiarti Indriani Utami, di Kantor Kecamatan Tanah Abang, Kamis sore (22/01).
Ketua PC LDII Tanah Abang, M. Rofiq Sujarwanto, yang hadir didampingi Sekretaris Abdul Rohman dan Bendahara Nuralim, menjelaskan berbagai program kegiatan LDII yang selama ini telah berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. “Program kegiatan LDII cukup banyak dan menyentuh langsung kebutuhan warga, baik warga LDII maupun masyarakat sekitar. Mulai dari kegiatan pengajian, kebersihan lingkungan, hingga kegiatan sosial seperti tebar daging kurban,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Camat Tanah Abang memberikan respons positif. Menurutnya, terdapat banyak kesamaan antara program Kecamatan Tanah Abang dengan kegiatan yang dijalankan LDII, sehingga peluang kolaborasi terbuka lebar. “Program kerja LDII, baik tahunan maupun jangka panjang lima tahun, sangat memungkinkan untuk disinergikan dengan program kecamatan. Masing-masing bisa saling mengisi dan melengkapi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Dwiarti Indriani Utami, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Camat Tanah Abang
Ia menambahkan, kontribusi organisasi kemasyarakatan seperti LDII sangat dibutuhkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Tanah Abang.
Sebagai penutup pertemuan, PC LDII Tanah Abang menyerahkan Kalender Meja LDII dan Majalah Nuansa Persada kepada Camat Tanah Abang. Penyerahan tersebut menjadi bentuk keterbukaan informasi sekaligus gambaran kontribusi LDII dalam berbagai kegiatan sosial, dakwah, dan kemasyarakatan di Jakarta maupun di berbagai daerah di Indonesia.
Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama antara LDII dan Pemerintah Kecamatan Tanah Abang dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang rukun, bersih, dan berdaya.
Oleh: EQi | mufiqs (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
