Gubernur Hadiri Pengukuhan DPW LDII DKI Jakarta Masa Bakti 2025–2030

Jakarta (28/1). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DKI Jakarta masa bakti 2025–2030 yang digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/1). Kehadiran Gubernur DKI Jakarta tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peran organisasi kemasyarakatan dalam memperkuat pembangunan dan kebangsaan di Ibu Kota.
Dalam sambutannya, Pramono Anung menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPW LDII DKI Jakarta yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. “LDII memiliki kelebihan dalam hal kebangsaan. Bahkan, urusan kebangsaan LDII lebih bangsa daripada yang menganggap dirinya paling kebangsaan, karena saya mengenal betul LDII,” ujarnya.
Menurutnya, LDII memiliki peran strategis tidak hanya dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam penguatan karakter masyarakat perkotaan. Ia menilai organisasi kemasyarakatan keagamaan memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas sosial dan harmoni di tengah keberagaman Jakarta. “Sebagai organisasi kemasyarakatan, LDII telah menunjukkan kontribusi sejak lama. Saya menyaksikannya sendiri sejak kecil, termasuk kegiatan kepemudaan yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan kebersamaan,” tuturnya.
Pramono juga menekankan pentingnya memperluas kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan untuk menjawab tantangan perkotaan, seperti ketimpangan sosial, degradasi nilai kebersamaan, serta kebutuhan pembinaan generasi muda. Ia menambahkan bahwa LDII bukanlah organisasi yang asing baginya secara personal. “Saya lahir dan besar di Banjaran, Kediri. Rumah saya berjarak sekitar 200 meter dari Burengan, lokasi Pondok Pesantren Wali Barokah. Pondok itu menjadi bagian dari memori masa kecil saya,” kenangnya.
Menanggapi apresiasi tersebut, Ketua DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Atus Syahbudin menyatakan bahwa dukungan kepala daerah menjadi motivasi bagi LDII di seluruh wilayah untuk terus memperkuat kontribusi kebangsaan. “LDII berkomitmen menanamkan nilai kebangsaan, moderasi beragama, dan karakter luhur di tengah masyarakat. Sinergi dengan pemerintah menjadi kunci agar kontribusi organisasi kemasyarakatan semakin dirasakan secara luas,” tegas Atus.
Pengukuhan DPW LDII DKI Jakarta ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran LDII sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat Jakarta yang religius, rukun, dan berkarakter.
Oleh: Andhika Widiasto (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
