Hadapi Usia Baligh, LDII Bandar Lampung Bekali Generasi Putri Ilmu Thaharah

Bandar Lampung (29/1). DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bandar Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam pembinaan generasi muda, khususnya remaja putri yang memasuki usia baligh. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengajian Keputrian yang menyasar generasi penerus (generus) putri kelas IV hingga VI SD se-Kota Bandar Lampung dan sekitarnya, Selasa (27/1).
Bagian PPKK DPD LDII Kota Bandar Lampung, Nisa Afiva Khair, menjelaskan bahwa pengajian keputrian merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang rutin dilaksanakan di tingkat DPD. “Kami telah menyusun program pembinaan khusus bagi remaja putri yang dilaksanakan tiga hingga empat kali dalam setahun. Ke depan, kegiatan akan dibagi dalam tiga kategori usia, yaitu SD–SMP, SMA, serta usia mandiri atau pranikah, dengan fokus materi yang disesuaikan kebutuhan masing-masing jenjang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Bandar Lampung, M. Miftah Falah, menegaskan bahwa pendidikan dan dakwah merupakan salah satu klaster prioritas dalam kepengurusannya. “Selain pendidikan dan dakwah, LDII juga memiliki klaster wawasan kebangsaan, ekonomi syariah, serta ketahanan pangan dan lingkungan. Idealnya seluruh delapan klaster bisa dijalankan sebagai bentuk pengabdian LDII untuk bangsa. Namun pada tahun ini kami fokus menjalankan lima klaster terlebih dahulu,” jelasnya.
Peserta pengajian berasal dari berbagai wilayah, di antaranya Bandar Lampung, Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, serta sebagian wilayah Kabupaten Pesawaran. Mengusung tema “Thaharah”, kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman dasar tentang kebersihan dan kesucian diri sesuai tuntunan Islam, sebagai bekal penting menjelang masa baligh.
Tema thaharah dipilih karena dinilai sangat relevan dengan kondisi peserta yang berada pada fase transisi menuju baligh, sehingga perlu mendapatkan pemahaman yang benar terkait syarat sah ibadah. Panitia membagi pelaksanaan kegiatan ke dalam tiga lokasi, yakni Masjid Al Firdaus Sukabumi, Masjid Raudhatul Firdaus Tanjungkarang Barat, dan Masjid Syairullah Pemanggilan, Natar, agar kegiatan berjalan efektif dan kondusif.
Selain memberikan pemahaman teori, pengajian ini juga menanamkan kebiasaan hidup bersih dan suci sejak dini. Para peserta diharapkan mampu menerapkan praktik bersuci dengan benar dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar.
Kegiatan menghadirkan sejumlah pemateri kompeten, di antaranya Ustadzah Kissisina Umahdi, Ustadzah Annisa Dwi Azzura, dan Ustadzah Arifah Nurmalika. Materi disampaikan secara komprehensif, mulai dari pengertian thaharah, kedudukannya sebagai syarat sah ibadah, pembahasan hadats dan najis beserta cara mensucikannya, tata cara wudhu dan mandi wajib, hingga adab buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK).
Agar materi lebih mudah dipahami, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab dan praktik langsung. Peserta diajak mempraktikkan tata cara bersuci secara berkelompok sehingga pemahaman yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.
Melalui kegiatan ini, DPD LDII Kota Bandar Lampung berharap dapat melahirkan generasi putri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat serta siap menjalankan ibadah sesuai tuntunan syariat sejak usia dini.

Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
